Di pabrik pembuat barang elektronik itu terdapat 19 karyawan yang positif corona.
Menurutnya perusahaan juga ikut membantu dengan melakukan tracing terhadap pekerja lainnya yang kontak erat sebelumnya dengan karyawan yang positif Covid-19.
Sebaran corona di klaster industri juga menjangkit berbagai kalangan, mulai dari buruh hingga direktur di salah satu kawasan industri.
"Ada seorang direktur juga positif. Tapi memang didominasi buruh," kata Acep.
Baca Juga:Selain Edhy Prabowo, Ini Deretan Tokoh Nasional yang Pernah Sakit Corona
Ia menuturkan Gugus tugas dan pengelola kawasan industri sudah melakukan upaya penelusuran penyebaran virus corona yang menjangkit puluhan buruh tersebut.
Halte bus disebutnya menjadi lokasi yang diperkirakan sebagai titik penyebaran dari satu warga terkonfirmasi positif ke yang lainnya.
"Saat menunggu bus jemputan, virus itu ternyata menyebar. Saat menunggu kendaraan jemputan itu, buruh berkerumun dan saling berinteraksi,” kata dia.