Hasil Survei: 2,3 Persen Warga Kota Tangerang Terpapar Covid-19

Arief mengatakan dari survei itu rata-rata banyak warga Kota Tangerang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Rizki Nurmansyah
Senin, 14 September 2020 | 19:44 WIB
Hasil Survei: 2,3 Persen Warga Kota Tangerang Terpapar Covid-19
Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah ditemui di kantornya, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Irfan Maulana]

SuaraJakarta.id - Kasus Covid-19 di Kota Tangerang semakin mengkhawatirkan. Berdasarkan survei dari Dinas Kesehatan Kota Tangerang dan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI), sebesar 2,3 persen warga Kota Tangerang telah terpapar Covid-19.

Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Tangerang, Arief Wismansyah. Persentase itu berdasarkan jumlah penduduk di Kota Tangerang yang dijadikan sampel sebanyak 3.000 orang.

"Hasilnya 2,3 persen warga di Kota Tangerang terpapar dari hasil survei itu," ujar Arief ditemui di kantornya, Senin (14/9/2020).

Arief mengatakan dari survei itu rata-rata banyak warga Kota Tangerang yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca Juga:Pemkot Tangsel Alokasikan Dana APBD Perubahan untuk Penanganan COVID-19

Artinya, ini menjadi kekhawatiran, di mana OTG lebih berbahaya karena minim memiliki tanda-tanda Covid-19. Kecuali di Tes Usap Tenggorokan atau Swab Tes.

Hal tersebut pun akan berdampak pada penularan Covid-19 yang masif karena sifat OTG yang tak bergejala.

"Dari sini seharusnya kita dapat lebih waspada lagi. Tingkatkan penerapan 3M (Mencuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak). Saya juga sudah perintahkan OPD kelurahan dan kecamatan untuk terus memantau warganya dan operasi aman bersama," tegasnya.

Berdasarkan data dari https://covid19.tangerangkota.go.id/ per 14 September 2020, terdapat 1.067 warga terkonfimasi Covid-19. Jumlah ini ada bertambah 25 orang dari hari sebelumnya.

Kemudian, 178 orang yang dirawat jumlahnya meningkat 11 pasien. Lalu 834 orang sembuh, naik 13 dari hari sebelumnya. Serta 55 orang meninggal naik 1 kasus dari hari sebelumnya.

Baca Juga:DKI Jakarta Kembali PSBB, Walikota Tangerang Selatan Malah Senang

Sedangkan pasien yang berkategori suspek yang tengah menjalani perawatan berjumlah 748 orang dengan kenaikan jumlah pasien yang dirawat 22 orang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini