Rata-rata, perjalanan tersebut ditempuh setengah jam hingga satu jam.
Di samping sensasi menguji fisik, aparatur setempat melarang pengunjung teriak-teriak kala berwisata ke Dukuh Girpasang.
Sebab, kata Sugino, pengunjung yang melanggar larangan tersebut akibatnya bisa kesurupan.
Sugino menceritakan, beberapa tahun yang lalu sempat ada seorang wanita yang berkunjung ke sana dan melanggar pantangan hingga akhirnya kesurupan.
Baca Juga:Keren, 5 Objek Wisata Jogja Ini Lahir dari Kreativitas Warga Kampung
"Kalau ke sini yang terpenting niatnya. Hal yang harus diperhatikan jangan sampai bengak-bengok (berteriak—red). Harus menjaga sikap. Sekitar tiga tahun lalu itu, ada seorang cewek yang kejang-kejang karena kesurupan," kata dia
Hal senada juga disampaikan Mbah Patmo (70), sesepuh Dukuh Girpasang. Ia menyampaikan bahwa pengunjung yang datang ke sana harus menjaga sopan santun.
"Di Girpasang rada wingit. Larangane ten mriki niku mboten kenging bengok-bengok (Di Girpasang agak angker. Larangannya itu tidak boleh teriak-teriak)," katanya.