Saat ini, jumlah perusahaan atau klaster industri di wilayah kerjanya memang mengalami peningkatan.
"Meningkat jumlah perusahaan di mana ada karyawan yang terkonfirmasi Covid-19. Namun temuan baru jumlah pasien klaster industri tergolong dapat teratasi," tukas dia.
Ruang Isolasi Menipis
Di sisi lain, ruang isolasi bagi pasien positif Covid-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) tipe D Kota Bekasi menipis. Hal ini disampaikan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.
Baca Juga:Meningkat Tajam, Penyebaran Covid-19 Kini Rambah 41 Perusahaan di Bekasi
Rahmat mengatakan, di Kota Bekasi terdapat tiga RSUD tipe D yang tersebar di wilayah Kecamatan Bantar Gebang, Jatisampurna dan Pondok Gede.
Tiga RSUD tipe D itu juga sudah dijadikan sebagai rumah sakit rujukan bagi pasien corona.
"Tiga rumah sakit (milik daerah tipe D) itu juga turut membantu menerima pasien Covid-19," kata Rahmat di Stadion Patriot Candrabhaga, Kamis (17/9/2020).
Masing-masing rumah sakit plat merah tipe D itu, kata Rahmat, mempunyai kapasitas tempat tidur sebanyak 45.
Itu diperuntukan khusus bagi pasien positif corona. Hanya saja, kini jumlahnya kian menipis.
Baca Juga:Zona Merah, Pemkab Bekasi Batasi Pegawai yang Masuk Kantor 25 Persen
"Sekarang masing-masing (3 RSUD tipe D) tersisa 10 sampai dengan 15 tempat tidur," ungkapnya.