4 Fakta Najwa Shihab Dipolisikan Relawan Jokowi karena Kursi Kosong Terawan

Najwa Shihab dilaporkan oleh relawan Jokowi.

Pebriansyah Ariefana
Rabu, 07 Oktober 2020 | 07:35 WIB
4 Fakta Najwa Shihab Dipolisikan Relawan Jokowi karena Kursi Kosong Terawan
Najwa Shihab. (instagram.com/najwashihab)

SuaraJakarta.id - Jurnalis kondang, Najwa Shihab dilaporkan ke polisi lantaran menghadirkan kursi kosong Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, pada 28 September 2020. Aksi Najwa Shihab itu dilakukan di program acaranya.

Najwa Shihab dilaporkan oleh relawan Jokowi.

Relawan Jokowi Bersatu melaporkan Najwa Shihab ke Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (6/10/2020) kemarin.

Berikut fakta-fakta laporan tersebut

Baca Juga:Relawan Jokowi Laporkan Najwa Shihab, Ferdinand PD: Terlalu Caper

1. Merundung Terawan

Sneakers Najwa Shihab. (instagram.com/najwashihab)
Sneakers Najwa Shihab. (instagram.com/najwashihab)

Ketua Umum Relawan Jokowi Bersatu, Silvia Devi Soembarto berdalih bahwa pihaknya melaporkan Najwa Shihab lantaran dinilai telah merundung Terawan.

"Kejadian wawancara kursi kosong Najwa Shihab melukai hati kami sebagai pembela presiden, karena Menteri Terawan adalah representasi dari Presiden Joko Widodo dan saatnya kami relawan bersuara karena kami takutkan kejadian Najwa Shihab akan berulang," kata Silvia.

Silvia lantas mengaku bahwa pihaknya membuat laporan tersebut tanpa sepengatahuan Terawan. Dia berdalih bahwa laporan tersebut dibuat atas dorongan mandiri selaku relawan Jokowi.

"Menteri ini adalah representasi dari Jokowi, dan Presiden Jokowi adalah kami relawannya. Jadi apapun yang terjadi dengan presiden dan pembantunya ya kami harus bersuara," katanya.

Baca Juga:Najwa Shihab Dilaporkan Gegara Kursi Kosong, Intelektual NU: Norak Banget

Untuk memperkuat laporan tersebut, Silvia menyampaikan bahwa pihaknya turut menyertakan sejumlah barang bukti.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini