Namun, anggota Polri-TNI menjaga dengan ketat agar mahasiswa tidak menuju ke depan gerbang Istana Bogor.
Sempat mereda, namun mahasiswa kembali melakukan perlawanan dengan kembali meneriaki revolusi sambil maju lima langkah.
Hal itu nampaknya membuat mahasiswa kesal karena tidak diperbolehkan menggelar aksi percis di depan gerbang Istana Bogor.
![Aparat gabungan TNI-Polri bersiaga mengawal aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta Kerja di depan Istana Bogor, Kamis (8/10/2020). [Suara.com/Andi Ahmad Sulaendi]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/08/75432-demo-depan-istana-bogor.jpg)
Aksi pelemparan botol dalam kemasan, sendal dan bambu juga tutut dilemparkan kepada anggota yang berjaga.
Baca Juga:Demo Tolak UU Ciptaker di DKI Rusuh, Transjakarta Hentikan Seluruh Layanan
Pantauan di lokasi, bentrok mahasiswa dan aparat terjadi pada pukul 17.40 WIB. Ada beberapa mahasiswa yang terluka dan juga anggota.
Di lokasi juga tampak terlihat Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang baru datang pada pukul 18.00 WIB, melihat langsung demo penolakan UU Cipta Kerja tersebut.
Kontributor : Andi Ahmad Sulaendi