"Jangan sampai kita menganggap DPRD itu Dewan Perwakilan Setan. Kami yakin mereka (DPRD dan Pemkot Tangerang) masih mau menerima massa. Masih mau menolak Omnibus Law," pungkasnya.
Hal senada diungkapkan oleh mahasiswa lainnya, Andi Reza.
Dia menilai aksi unjuk rasa ini merupakan efek dari ketidakpuasan mereka terhadap langkah Pemkot dan DPRD Kota Tangerang terkait UU Cipta Kerja.
"UU ini akan mengebiri hak-hak rakyat," kata dia.
Baca Juga:Demo Besar- besaran Satu Tahun Jokowi, 5 Ribu Mahasiswa Kepung Istana Besok
"Kami mau mereka menanda tangani surat pernyataan ini kalau mereka turut menolak UU Omnibusl Law Ciptaker," lanjutnya dalam orasi.
Diketahui, sebelumnya Pemkot Tangerang telah membuatkan surat kepada Presiden Jokowi.
Dalam surat tersebut Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah meminta UU Cipta Kerja ditangguhkan.
Pantauan Suara.com hingga pukul 15.00 WIB aksi demo masih terus berlangsung. Perwakilan baik dari Pemkot dan DRPD Kota Tangerang belum ada yang keluar menemui demonstran.
Kontributor : Irfan Maulana
Baca Juga:Perkara Salah Paham Nama File Tugas, Mahasiswa Ini Takut Baca Chat Aslab