SuaraJakarta.id - Di balik sosok Sugik Nur Rahardja atau Gus Nur dibongkar pegiat media sosial Denny Siregar. Gus Nur ternyata punya banyak pekerjaan selama wara-wiri di 'persilatan' politik pasca Pilpres 2014.
Ditambah baru-baru ini Gus Nur pun dibuat heboh dengan pernyataan membongkar 'borok' Nahdlatul Ulama di era Jokowi.
Gus Nur yang bernama lengkap Sugik Nur Rahardja itu sebelumnya dilaporkan Aliansi Santri Jember ke Polisi.
Gus Nur dinilai telah menyampaikan fitnah dan menghina Nahdlatul Ulama (NU) atas pernyataannya di saluran Youtube Refly Harun.
Baca Juga:Jokowi Dihujani Kritik, Denny Siregar dan Ruhut Tampil Membela
Denny Siregar mengawali buka-bukaan rekam jejak Gus Nur dari sosoknya.

Menurut Denny, Gus Nur tidak pantas disapa Gus, karena bukan anak kiai.
“Sebenarnya oleh sebagian orang tidak layak menyandang sebutan Gus. Karena gelar Gus itu di NU diberikan kepada anak kyai yang punya pondok pesantren. Tetapi Gus Nur yang ini sama sekali bukan anak kyai. Bahkan dia juga belum pernah nyantri. Jadi bayangkan, secara ilmu agama, dia tidak punya rekam jejak apapun,” kata Denny.
Hal itu diungkap Denny Siregar di saluran Youtube Cokro TV, disitat Rabu 21 Oktober 2020.
Denny Siregar menyebut Gus Nur dahulu adalah pemain debus. Dia mengikuti jejak ayahnya yang juga pemain debus.
Baca Juga:Cerita Gus Nur Sebut NU Mirip Bus Umum: Sopir Mabuk, Kondekturnya Teler
Di mana, masa lalu dia ada di jalanan.