Betapa tidak, genting atau atap rumah warga sudah banyak berterbangan di wilayah yang dipimpinnya itu.
Kemudian kumandang azan pun terdengar di sejumlah masjid. Seketika itu amukan angin puting beliung langsung mereda.
Sanusi lalu menghubungi aparatur kelurahan. Setengah jam kemudian perwakilan Pemerintah Kota Bekasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) datang.
"Baru pertama kali merasakan kondisi seperti ini. Sangat cemas ya. Di RW saya ada tiga RT yang terdampak, RT 02, 05, dan 12," imbuh dia.
Baca Juga:Kala Kumandang Azan Redakan Amukan Angin Puting Beliung di Bekasi
![Kondisi rumah warga Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, pasca diamuk angin puting beliung, Jumat (23/10/2020). [Mochamad Yacub Ardiansyah]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/10/23/92815-kondisi-pasca-bencana-angin-puting-beliung-di-bekasi.jpg)
Sanusi berharap ada bantuan pemerintah bagi korban angin puting beliung yang saat ini rumahnya rusak.
Kerusakan rata-rata pada bagian atap rumah yang runtuh akibat kencangnya angin sebelum hujan turun.
"Kita harap ada bantuan pemerintah," pintanya.
Hingga berita ini dibuat, belum ada data kumulatif dari pemerintah daerah kota/kabupaten Bekasi atas dampak bencana angin puting beliung.
Masing-masing pemerintah masih mendata jumlah keseluruhan serta kerugian akibat musibah itu. Namun, diprediksi jumlah rumah yang rusak mencapai ratusan.
Baca Juga:Detik-Detik Angin Puting Beliung Ngamuk Hancurkan Sejumlah Rumah di Bekasi