Habib Rizieq Pulang, Ketum PAN Zulhas: Mari Akhiri Cebong-Kampret

Zulkifli mau jadi penengah.

Pebriansyah Ariefana
Selasa, 10 November 2020 | 15:46 WIB
Habib Rizieq Pulang, Ketum PAN Zulhas: Mari Akhiri Cebong-Kampret
Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan berjalan meninggalkan ruangan usai menjadi saksi dalam sidang secara daring di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/8/2020). [ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat]

SuaraJakarta.id - Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan mengajak publik melupakan perselsihan cebong-kampres di era Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Subianto. Momentumum ini bs dilupakan untuk menyambut Habib Rizieq Pulang.

Habib Rizieq pulang ke Indonesia hari ini (10/11/2020) setelah sebelumnya menetap di Arab Saudi sekitar 3,5 tahun. Saat Pilpres 2019, Habib Rizieq mendukung Prabowo Subianto.

"Mari akhiri Cebong-Kampret, akhiri saling merendahkan dan saling menghina satu sama lain. Mari utamakan dialog, saling bahu membahu menghadapi Pandemi Covid dan resesi ekonomi," ucapnya usai menghadiri perayaan Maulid Nabi yang diselenggarakan di Pondok Pesantren, Al Mubarok, Kota Serang, Selasa (10/11/2020).

Zulkifli pun menegaskan, jika dirinya siap menjadi fasilitator bagi rekonsiliasi antara pihak Habib Rizieq dengan pemerintah yang selama ini dikenal kurang harmonis.

Baca Juga:Habib Rizieq Minta Simpatisannya Pulang dan Tunjukkan Revolusi Akhlak

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab tiba di markas Front Pembela Islam, Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

"Saya Zulkifli Hasan siap menjadi mediator dan memfasilitasi rekonsiliasi. Semuanya demi kepentingan bangsa dan negara," ujarnya.

Sebab, Zulkifli pun mengingatkan, jika momentum hari Pahlawan yang jatuh pada hari ini (10 November) menjadi pengingat betapa peran para ulama dan tokoh masyarakat menjadi faktor penting dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

"Pengorbanan para ulama dan pondok pesantren sebelum merdeka sangat luar biasa. Tidak hanya sebelum merdeka tetapi setelah merdeka pengorbanan mereka juga sangat besar," tegasnya.

Kontributor : Sofyan Hadi

Baca Juga:Habib Rizieq ke Massa: Sekarang Pulang, Sabtu ke Sini Lagi Kita Maulid

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak