"Itu pertemuan silaturahmi biasa. Habib hanya menyampaikan kepada Pak Amien bahwa perjuangan masih panjang dan tetap menjadi oposisi," kata Agung saat dihubungi Suara.com, Kamis (12/11/2020).
Agung menilai, penerimaan Rizieq kepada Amien di kediamannya disebut memberikan makna mendalam. Menurutnya, hal itu sangat positif.
![Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri), Pimpinan FPI Muhammad Rizieq Shihab, dan Wasekjen MUI Tengku Zulkarnain pada pertemuan di kediaman Rizieq kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, (10/11/2020) malam. [Antara/HO-Instagram Tengku Zulkarnain]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/11/15329-anies-kunjungi-habib-rizieq.jpg)
Lebih lanjut, ketika ditanya apakah ada ajakan Amien kepada imam besar FPI untuk bergabung bersama Partai Ummat, Agung menjawab diplomatis.
"Tentu memberikan semangat kepada kami yang berjuang bersama Partai Ummat bahwa slogan melawan kezaliman dan menegakan keadilan sudah searah dengan perjuangan revolusi akhlak Habib Rizieq Shihab," tandasnya.
Baca Juga:Lantang dan Berapi-api, Habib Rizieq Serukan Setop Kriminalisasi Ulama
Sebelumnya, Amien usai bertemu dengan Rizieq memilih bungkam tak menyampaikan hasil pertemuannya dengan imam besar tersebut.
Ia memilih langsung bergegas usai pertemuan. Namun Marwan mengungkapkan isi pertemuan Amien dengan Rizieq.
Menurut salah satu deklarator KAMI itu, Amien hanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Rizieq yang akhirnya pulang ke Indonesia.
"Iya (tadi saya bertemu Rizieq dengan Amien Rais), kita memang sengaja minta waktu khusus. Pak Amien menyampaikan selamat datang ke habib Rizieq," kata Marwan usai bertemu Rizieq di Petamburan.
Marwan menilai tak ada bahasan spesifik yang dibicarakan Amien dengan imam besar tersebut. Menurutnya, pelopor Partai Ummat itu hanya menyampaikan layaknya penyambutan orang banyak.
Baca Juga:Safari usai Pulang, Rizieq: Saya Mau Maulid di Dekat Markas TNI Cilangkap