Dilarang Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Keramaian di Jakarta

Larangan itu resmi dibuat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Pebriansyah Ariefana | Fakhri Fuadi Muflih
Rabu, 18 November 2020 | 06:10 WIB
Dilarang Rayakan Natal dan Tahun Baru dengan Keramaian di Jakarta
Geisha Band menghibur warga Jakarta di Ancol, Jakarta, di malam tahun baru (31/12/2019). [Suara.com/Evi Ariska]

SuaraJakarta.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melarang perayaan Natal dan Tahun baru dengan keramaian di Jakarta. Hal itu dikatakan Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Ahmad Riza Patria.

Sebab saat ini situasi pandemi Covid-19 masih berlangsung di ibu kota.

Riza mengatakan jika ada acara keramaian, maka penularan Covid-19 akan makin merebak. Terlebih lagi sampai saat ini belum diketahui Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) akan berakhir.

"Pokoknya perayaan tahun baru kita pastikan tidak ada kegiatan perayaan yang menghadirkan banyak orang atau kerumunan seperti tahun lalu, itu kita pastikan," ujar Riza saat dikonfirmasi, Selasa (17/11/2020).

Baca Juga:Kerumunan Massa di Hajatan Habib Rizieq, Wagub DKI: Itu Bukan Pembiaran

Kendati demikian, ia mengaku akan membahasnya lebih lanjut mengenai kebijakan acara natal dan tahun baru. Nantinya ia akan melihat perkembangan situasi Covid-19 di ibu kota.

Suasana puncak perayaan pergantian tahun baru 2020 di Nol Kilometer, Rabu (1/1/2020). [Rosiana Chozanah / SuaraJogja.id]
Suasana puncak perayaan pergantian tahun baru 2020 di Nol Kilometer, Rabu (1/1/2020). [Rosiana Chozanah / SuaraJogja.id]

"Banyak faktor yang harus diperhatikan, kita lihat fakta dan data, kita koordinasikan dengan semua pihak, para pemuka agama, pimpinan tokoh agama, juga dengan pemerintah pusat, dengan para pakar," tuturnya.

Pada tahun-tahun sebelumnya, Pemprov DKI selalu mengadakan acara besar yang melibatkan masyarakat dalam jumlah banyak saat natal dan tahun baru. Namun ia meyakini akan sulit mengadakannya jika situasi normal karena anggaran DKI merosot.

"Apalagi juga anggarannya enggak ada. Sekarang fokus anggarannya untuk kepentingan covid dan banjir," pungkasnya.

Baca Juga:Gerindra: Reuni Akbar 212 Digelar Virtual

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak