Petugas menyampaikan imbauan menggunakan pengeras suara.
Agustinus diingatkan bahwa aksinya tersebut berbahaya dan dapat mengancam nyawanya apabila terjatuh dari atas reklame.
Sekitar pukul 09.10 WIB, Agustinus berhasil diturunkan menggunakan mobil derek (crane) milik Pemadam Kebakaran Kota Jakarta Selatan.
Evakuasi Agustinus Woro dari atas papan reklame tersebut dipimpin oleh Kabagbinops Lantas Polda Metro Jaya AKBP Dermawan Karo Sekali.
Baca Juga:Kebayoran: Dulu Ditakuti Kini Jadi Ikonik
"Sekarang Agustinus dibawa ke Polsek Kebayoran Baru untuk kita mintai keterangan," kata Widodo.
![Agustinus Woro panjat papan reklame yang ada di jalan layang Raya Bogor, Pasar Rebo, Jakarta, saat aksi panjat tiang baliho, Rabu (12/9/2018) petang. [ANTARA/Ricky Prayoga]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/11/24/87677-agustinus-woro-panjat-papan-reklame.jpg)
Diketahui, Agustinus beberapa kali melakukan aksi panjat reklame dan baliho di Jakarta.
Berdasarkan penelusuran jejak digital, aksi tersebut telah dilakukannya sejak 2016.
Aksi memanjat reklame Desember 2016, Agustinus menuntut keadilan terkait kematian keponakannya.
Pada Februari 2017, Agustinus memanjat reklame di Simpang Empat Slipi, Jakarta Barat, lalu memasang sejumlah spanduk yang terkait dengan kematian keponakannya.
Baca Juga:Seharian Tak Keluar Kamar, WN Korea Tewas di Apartemen Kebayoran Baru
Lalu September 2018 kembali melakukan aksinya meminta Komnas HAM mengusut kematian keponakannya.