4 Fakta Penangkapan Kurir Dokumen Penyebar Seruan Azan Hayya Alal Jihad

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menangkap sang penyebar penyebar video tersebut.

Pebriansyah Ariefana
Kamis, 03 Desember 2020 | 18:14 WIB
4 Fakta Penangkapan Kurir Dokumen Penyebar Seruan Azan Hayya Alal Jihad
Video azan hayya alal jihad. (IG/energisolo)

"Provokasi seolah-olah Indonesia sedang bertarung lawan musuh," ujarnya.

3. Singgung Habib Bahar Bin Smith

Azan hayya alal jihad bawa pedang (ist)
Azan hayya alal jihad bawa pedang (ist)

Dari hasil penyidikan sementara, diketahui bahwa H menyebarkan video provokatif tersebut sebanyak empat kali di akun Instagram @hashophasan. Dalam unggahannya, H turut menyebut nama Habib Bahar bin Smith.

"Pada tanggal 29 November 2020 pukul 22:19 WIB memposting empat video dengan narasi ”Ustaz Al-Ghifari Banten, ponpes Habib Bahar, pasuruan dan wilayah lain.. Semua #seruan #jihad #muslim", bebernya.

Baca Juga:Polda Metro Jaya Buru Pembuat Video Azan Hayya Alal Jihad

4. Dipopulerkan teroris Arab Saudi

Sebuah video berisi seruan jihad yang diselipkan dalam lantunan azan sebelum beredar di media sosial. Usut punya usut kalimat hayya alal jihad itu sempat dipopulerkan oleh terdakwa terorisme di Arab Saudi.

Kalimat Hayya Alal Jihad yang diselipkan dalam lantunan azan diketahui kali pertama dicetuskan oleh oposan garis keras pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Salah satu tokoh yang ikut memopulerkan kalimat "Hayya Alal Jihad" tersebut tidak lain adalah Salman Al-audah. Salman sendiri di Arab Saudi menjadi terdakwa terorisme.

Adapun kalimat "Hayya Alal Jihad" itu dipakai Salman Al-audan untuk melawan rezim pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga:Polisi Tangkap Pria Berinisial H Penyebar Video Azan Hayya Alal Jihad

REKOMENDASI

News

Terkini