6 Laskar Pengawal Rizieq Tewas Ditembak, PA 212: Mereka Bukan Teroris

FPI membenarkan telah terjadi penghadangan dan penembakan yang terjadi di dekat Tol Japek dini hari tadi.

Rizki Nurmansyah | Bagaskara Isdiansyah
Senin, 07 Desember 2020 | 15:52 WIB
6 Laskar Pengawal Rizieq Tewas Ditembak, PA 212: Mereka Bukan Teroris
Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bakmumin. [Suara.com/Chyntia]

SuaraJakarta.id - Wakil Sekretaris Jenderal PA 212 Novel Bakmumin menyayangkan adanya peristiwa penembakan terhadap 6 orang lascar pengawal Habib Rizieq Shihab, Senin (7/12/2020).

Novel, saat dihubungi Suara.com, Senin (7/12/2020), mengklaim bahwa laskar bukanlah kelompok separatis ataupun teroris.

"Kepada institusi Polri kami menyayangkan peristiwa itu terjadi yang bukan seharusnya. Karena mereka bukan pemberontak seperti OPM dan mereka juga bukan teroris," tuturnya.

Terkait kelompok laskar tersebut sempat menyerang aparat kepolisian bahkan menembaki polisi, Novel menyebut semua laskar dalam standar operasinya tidak pernah dibekali senjata. Ia yakin itu bukan perbuatan laskar.

Baca Juga:Usai Penembakan di Tol, FPI Rahasiakan Keberadaan Habib Rizieq

"Saya yakin mereka tidak memiliki senjata karena standar prosedur juang FPI tidak dibekali senjata tajam apalagi senjata api," ujarnya.

Novel bersama jajaran PA 212 merasakan duga mendalam jika memang benar 6 orang yang disebut polisi sebagai laskar tewas tertembak dalam bentrokan tersebut.

"Kami semua termasuk PA 212 turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada para mujahid yang telah menjadi syuhada semoga mereka menang, tenang dan senang disisi Allah maha penyayang," kata Novel.

Simpatisan Habib Rizieq

Sebelumnya diberitakan, sekelompok orang melakukan penyerangan terhadap anggota polisi yang sedang menangani kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab.

Baca Juga:Denny Siregar: Sudah Waktunya FPI Dicap Sebagai Organisasi Teroris!

Diduga para pelaku yang menyerang penyidik Polda Metro itu adalah anggota simpatisan Rizieq.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini