alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Warga Cilandak Geger! PNS Wanita Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa

Agung Sandy Lesmana Jum'at, 25 Desember 2020 | 12:38 WIB

Warga Cilandak Geger! PNS Wanita Ditemukan Tewas dengan Mulut Berbusa
Polisi saat melakukan olah TKP tewasnya PNS wanita di sebuah rumah kontrakan di Cilandak, Jaksel. (ANTARA/HO-Polsek Metro Cilandak)

"Menurut keterangan saksi-saksi, almarhumah bekerja sebagai PNS di dinas kesehatan, tapi masih kita telusuri dinas di kota mana."

SuaraJakarta.id - Warga di Jalan Asem II, Kelurahan Cipete Selatan, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan, Jumat (25/12/2020) digegerkan dengan penemuan mayat wanita.

Kapolsek Metro Cilandak AKP Iskandarsyah menyebutkan korban bernama Afrima Yanti merupakan pegawai negeri sipil (PNS). Dari hasil pemeriksaan KTP, wanita berusia 46 tahun, beralamat di Jalan Cililitan Besar RT 07/RW 09 Kelurahan Cililitan Besar, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Menurut keterangan saksi-saksi, almarhumah bekerja sebagai PNS di dinas kesehatan, tapi masih kita telusuri dinas di kota mana," kata AKP Iskandarsyah seperti dikutip dari Antara, Jumat.

Iskandarsyah mengatakan dugaan sementara, almarhum meninggal dunia karena sakit katena tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuhnya.

Baca Juga: Geger Mayat Pria Tanpa Celana Bertato Tribal di Pantai Talangsari Jember

Pada saat ditemukan tubuhnya dalam posisi telentang dan mulut mengeluarkan busa. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, kronologis penemuan jenazah almarhum terjadi sekitar pukul 08.30 WIB.

Saksi pertama, Ketua RT 013, Ahmad Kosasih, sempat melihat kejanggalan sebelum jenazah almarhum di dalam kamar kontrakan yang terletak di Jalan Asem II Gg H Achpas RT013/RW 02 No.9 D.

Iskandarsyah menyebutkan, kejanggalan tersebut ketika saksi Kosasih pulang dari patroli wilayah pukul 03.00 WIB, dirinya melihat lampu kamar kontrakan milik Aprima Yanti masih menyala.

"Lampu kamarnya masih menyala, sedangkan alarm telepon selulernya terus berbunyi," kata Iskandarsyah mengulang keterangan saksi.

Lalu sekitar pukul 05.35 WIB, seorang tukang sayur langganan almarhum datang untuk mengantarkan sayuran pesanannya.

Baca Juga: Buni Tewas di Lantai Kamar, Tubuh Penuh Lebam, Leher Tersayat Pisau

Tukang sayur mengetuk pintu kontrakannya, tapi almarhum tidak menjawab panggilan.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait