"Mohon maaf, sekarang harus tutup. Besok baru boleh buka lagi," kata Airin kepada salah seorang di lapak durian tersebut.
Airin bahkan meneriaki salah seorang untuk memakai masker.
"Pak pakai masker. Mending di rumah aja," katanya berteriak sambil menunjuk.
"Malam ini boleh buka sampai jam 19.00 WIB aja, besok juga. Pagi boleh, sampai jam 19.00 WIB malam, setelah itu di rumah aja. Berdoa di rumah, rumah sakit penuh pak," ujarnya.
Baca Juga:Malam Tahun Baru 2021, Hanya Suara Kembang Api Terdengar di Bundaran HI
Selain lapak durian, Airin pun mendatangi sejumlah pedagang seperti pedagang susu jahe di perempatan viktor, bahkan gerobak martabak dan pedagang kopi pinggiran dan kelontong jadi sasaran patroli.
Selain menutup para pelaku usaha, Airin juga memantau sejumlah posko pengamanan tahun baru.
"Patroli malam ini kami dibagi tiga kelompok, saya, Pak Wakil dan Pak Sekda. Kita melihat posko, tapi disamping itu kita melihat titik keramaian. Kalau ada kerumunan kita sudah bersepakat membubarkan. Ada sanksi tegas," tutupnya.