Banyak Pasien Corona di Jabodetabek Meninggal di Jalan Gegara RS Penuh

"Saya mendapatkan enam pasien yang meninggal di IGD karena tidak mendapatkan ICU dan sudah penuh di seluruh Jabodetabek, ada beberapa warga yang meninggal di taksi..."

Agung Sandy Lesmana | Stephanus Aranditio
Selasa, 05 Januari 2021 | 16:52 WIB
Banyak Pasien Corona di Jabodetabek Meninggal di Jalan Gegara RS Penuh
Ilustrasi pasien corona meninggal. [Foto: Istimewa]

SuaraJakarta.id - Beberapa rumah sakit di kawasan Jabodetabek hingga Yogyakarta dikabarkan sudah penuh oleh pasien positif Corona. Imbasnya, banyak nyawa pasien Corona yang tak tertolong.

Fakta itu diungkap dokter sekaligus sukarelawan LaporCovid-19, Tri Maharani. Dia mengungkap jika tempat tidur Intensive Care Unit (ICU) rumah sakit rujukan Covid-19 di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) sudah penuh mulai 1 hingga 5 Januari 2021.

"Di Jakarta dari tanggal 4 sampai akhir Desember kapasitasnya semuanya penuh dan di hari kemarin ternyata kapasitas untuk ICU masih penuh dan yang ada hanyalah beberapa rumah sakit dengan isolasi tanpa ventilator," kata Tri Maharani dalam diskusi Kelas Umum Pandemi LaporCovid19, Selasa (5/1/2021).

Tri Maharani menambahkan kondisi yang sama juga terjadi di Jawa Timur dan Yogyakarta.

Baca Juga:Bertambah 2, Pasien Covid-19 Meninggal di Sumut Jadi 681 Orang

"Kondisi Jawa Timur juga penuh bahkan hari ini saya mendengar bahwa kapasitas di dr Sutomo 100 persen penuh, jadi bukan 100 persen kosong tapi 100 persen penuh, Yogyakarta juga sama, penuh," sambungnya.

Selain itu dia juga mendapati laporan bahwa ada enam pasien corona yang meninggal saat sedang dalam perjalanan mencari ICU di rumah sakit yang masih bisa tersedia.

"Saya mendapatkan enam pasien yang meninggal di IGD karena tidak mendapatkan ICU dan sudah penuh di seluruh Jabodetabek, ada beberapa warga yang meninggal di taksi, lalu di ambulans dengan fasilitas yang tidak memadai, dan juga ada yang tidur di lantai mobil karena fasilitas tidak memadai," terangnya.

Dia berharap pemerintah segera menambah ruang isolasi dan perawatan pasien covid yang kini mulai melonjak kembali, isolasi terpusat dinilai lebih baik daripada isolasi mandiri karena pasien akan mudah dikontrol langsung oleh tenaga kesehatan.

"Pengontrolan yang ketat itu dibutuhkan," tegasnya.

Baca Juga:Banyak RS Covid-19 di Indonesia Penuh, Menkes Mau Bagaimana?

Sebagai informasi, pandemi COVID-19 telah menginfeksi 772.103 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 110.089 di antaranya masih dalam perawatan, 639.103 orang sembuh, dan 22.911 jiwa meninggal dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak