Cerita Kakak Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182, Tolak Diajak ke Pontianak

Nurul sempat diajak berlibur oleh korban ke Pontianak, Kalimantan Barat.

Rizki Nurmansyah | Bagaskara Isdiansyah
Senin, 11 Januari 2021 | 14:56 WIB
Cerita Kakak Korban Tragedi Sriwijaya Air SJ 182, Tolak Diajak ke Pontianak
Tim gabungan melakukan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak yang hilang kontak dan jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Minggu (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Lebih lanjut, Nurul berharap ada kejelasan kabar dari adik kandungnya tersebut.

Ia menunggu dari pihak RS Polri memberikan kabar.

"Kita masih tunggu bukti-bukti yang jelas yang akurat baru bisa ini," tandasnya.

Nurul, kakak kandung Arneta Fauzia, korban pesawat Sriwijaya Air saat datangi Posko Antemortem RS Polri. (Suara.com/Bagaskara)
Nurul, kakak kandung Arneta Fauzia, korban pesawat Sriwijaya Air saat datangi Posko Antemortem RS Polri. (Suara.com/Bagaskara)

Sriwijaya Air Jatuh

Baca Juga:Sebelum Sriwijaya Air Jatuh, Mulyadi Bilang ke Pakde: Gak Bakal Ketemu Saya

Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat bernomor registrasi PK-CLC jenis Boeing 737-500 itu sempat hilang kontak setelah take off dari Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 14.40 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara Supadio Pontianak pukul 15.50 WIB.

Sriwijaya Air SJ 182 hilang kontak pada posisi 11 nautical mile di utara Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, setelah melewati ketinggian 11.000 kaki dan pada saat menambah ketinggian di 13.000 kaki.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini