Berkat e-KTP, Okky Bisma Jadi Korban Pertama SJ 182 yang Teridentifikasi

Jasad Okky Bisma berhasil diidentifikasi berawal dari adanya temuan bagian tubuh berupa tangan kanan korban.

Rizki Nurmansyah | Bagaskara Isdiansyah
Senin, 11 Januari 2021 | 19:12 WIB
Berkat e-KTP, Okky Bisma Jadi Korban Pertama SJ 182 yang Teridentifikasi
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri membopong kantong jenazah berisi bagian tubuh diduga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dari KN SAR Basudewa di dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok Jakarta Utara, Senin (11/1/2021). [ANTARA/Devi Nindy]

SuaraJakarta.id - Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S menjelaskan proses identifikasi Okky Bisma, korban pertama pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang berhasil teridentifikasi.

Sebelumnya, tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri, Kramat Jati, pada Senin (11/1/2021), berhasil mengidentifikasi satu korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Korban pesawat Sriwijaya Air yang pertama kali berhasil teridentifikasi itu atas nama Okky Bisma.

Kartu Tanda Penduduk Elektronik alias E-Ktp ambil peran penting dalam proses identifikasi tersebut.

Baca Juga:Puing Pesawat Jadi Kendala Penemuan Black Box Pesawat Sriwijaya Air SJ-182

Hudi mengatakan, jasad Okky Bisma berhasil diidentifikasi berawal dari adanya temuan bagian tubuh berupa tangan kanan korban.

Hudi mengatakan, sebelumnya pihaknya telah menerima data manifest Sriwijaya Air SJ 182.

Kemudian pihaknya berkerjasama dengan Dukcapil untuk menerjemahkan data manifest ke data kependudukan.

Akhirnya dengan alat pendeteksi sidik jari untuk mengetahui catatan kependudukan, tim kemudian mencocokan sidik jari korban.

Hasilnya, ternyata potongan tangan kanan tersebut merupakan milik korban atas nama Okky Bisma.

Baca Juga:Hingga Senin Sore, RS Polri Terima 17 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air

"Saat jari ditempelkan maka masuk database Dukcapil dan kami cek manifest ada nama Okky Bisma nomor 4," kata Hudi di RS polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).

Hudi mengatakan, pihaknya melalui alat pendeteksi tersebut berhasil menemukan 12 titik kesamaan dengan data-data korban berdasarkan e-KTP-nya.

"Telunjuk kanannya dibandingkan sampel telunjuk kanan yang kami temukan di body part dan hasil identik kami temukan 12 titik kesamaan dan cukup pastikan orang yang sama," tuturnya.

Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S saat memaparkan hasil identifikasi korban Sriwijaya Air di RS Polri. (Suara.com/Bagaskara)
Kapus Inafis Bareskrim Polri, Brigjen Hudi S saat memaparkan hasil identifikasi korban Sriwijaya Air di RS Polri. (Suara.com/Bagaskara)

Lebih lanjut, Hudi mengatakan, metode identifikasi tersebut sesuai dengan standar internasional.

"Ini kaidah internasional dan bisa diyakini dan tidak terbantahkan data itu data orang sama," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini