SuaraJakarta.id - Kisah pilu yang dialami oleh Aisyah Allisa, bocah 10 tahun yang ditinggal ibunya wafat akibat Covid-19, menyita perhatian dari banyak pihak.
Termasuk dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Terbaru, Aisyah akan diadopsi sementara oleh salah satu kepala dinas.
Hal itu diungkapkan oleh Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie.
Dia mengatakan, Asiyah Allisa bakal diadopsi sementara oleh Kepala Dinas Sosial Wahyunoto.
Baca Juga:Rajin Salat, Cara Athalla Naufal Ingin Lupakan Aisyah Aqilah
"Jadi gini, nanti setelah Aisyah sembuh, itu akan ditangani Dinas Sosial. Segala sesuatunya, termasuk nanti untuk sementara sambil menunggu misalnya ada orang tua asuh, Aisyah akan diadopsi Kadinsos Wahyunoto," kata Benyamin saat dikonfirmasi, Rabu (20/1/2021).
Ben menjelaskan, Aisyah pun akan tetap bersekolah di sekolahnya saat ini di SD 4 Serua.
Kebutuhannya selama sekolah akan ditanggung oleh Dinas Sosial.
"Pendidikannya nanti akan dibicarakan akan dilanjutkan di sekitar situ, kira-kira. Jadi ditampung dulu sama Pak Wahyu," jelasnya.
![Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie ajak warganya ikuti ajang pencarian bakat penyanyi dangdut Bintang Suara, saat ditemui di Masjid Al-I'thisom, Jumat (11/12/2020). [Suara.com/Wivy]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2020/12/11/93308-wakil-wali-kota-tangerang-selatan-benyamin-davnie.jpg)
Terkini, Aisyah Allisa masih menjalani karantina di Rumah Lawan Covid-19 Ciater, Serpong dan sudah berlangsung selama empat hari.
Baca Juga:Alami 7 Gejala, Pesan Penyintas Covid-19: Kurangi Kongkow, Patuhi Prokes
Ben menuturkan pihaknya juga sudah meminta agar Aisyah mendapat pendampingan psikologi.
- 1
- 2