Sebagaimana sabda Rasulullah dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim, berikut doa agar hujan reda:
"Allaahumma hawaalainaa wa laa ‘alainaa, allahumma ‘alal aakaami wadh dhiroobi, wa buthuunil audiyati, wa manaabitisy syajarati."
Artinya:
"Ya Allah berilah hujan di sekitar kami, jangan kepada kami. Ya Allah berilah hujan ke dataran tinggi, beberapa anak bukit, perut lembah dan beberapa tanah yang menubuhkan pepohonan."
Baca Juga:Warga: Banjir Surut 6 Jam yang Diucap Anies Tak Berlaku di Cipinang Melayu
Nabi Muhammad SAW juga mengajarkan doa untuk menghindari musibah seperti yang diriwayatkan dalam hadis Abu Daud dan Tirmidzi dan Utsman bin Affan RA, sebagai berikut:
"Bismillahilladzi la yadhurru ma’asmihi syaiun fillardhi wala fissamai wahuwassami’ul ‘alim."
Artinya:
"Dengan menyebut nama Allah yang dengan sebab nama-Nya tidak ada sesuatu pun di bumi maupun di langit yang dapat membahayakan (mendatangkan mudarat), dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Doa ini tidak berarti menolak rezeki hujan yang diturunkan oleh Allah SWT. Melainkan meminta kepada-Nya untuk memindahkan hujan ke tempat yang lebih membutuhkan.
Baca Juga:Klaim Bisa Atasi Banjir Jakarta Dalam 2 Tahun, Wanita Emas Pertaruhkan Jari
Doa meminta agar hujan reda ini dapat digunakan saat berada dalam perjalanan dan terjebak hujan namun tidak membawa jas hujan.