Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya, Diantaranya Bagai Puasa Sebulan

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah berdasarkan kalender Qomariah.

Rizki Nurmansyah
Rabu, 24 Februari 2021 | 21:23 WIB
Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Keutamaannya, Diantaranya Bagai Puasa Sebulan
Ilustrasi puasa Ayyamul Bidh.

SuaraJakarta.id - Puasa Ayyamul Bidh atau puasa tengah bulan merupakan salah satu ibadah sunah yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada umatnya.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 di bulan Hijriah berdasarkan kalender Qomariah. Kecuali di hari tasyrik pada 13 Dzulhijjah.

Lantas tanggal berapakah puasa Ayyamul Bidh pada bulan Februari ini? Berikut jadwal puasa Ayyamul Bidh bulan Februari, asal-usul, niat, dan keutamaannya.

Jadwal Puasa Sunnah Ayyamul Bidh

Baca Juga:Niat Puasa Ayammul Bidh dan Keutamaan Puasa Sunnah 25-27 Februari 2021

Seperti dipaparkan di atas, puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut pada setiap pertengahan bulan Hijriah, yaitu tanggal 13, 14, dan 15.

Itu artinya pada bulan Rajab 1442 Hijriah saat ini, puasa Ayyamul Bidh jatuh pada 13, 14, dan 15 Rajab. Sementara bila diubah ke kalender Masehi, maka puasanya jatuh pada tanggal 25, 26, dan 27 Februari 2021.

Asal-usul Puasa Ayyamul Bidh

Secara harfiah, Ayyamul Bidh memiliki arti hari-hari putih. Karena pada tanggal 13, 14, dan 15, bulan sedang terang-benderang menuju purnama seperti tampak putih.

Ada dua pendapat mengenai asal-usul puasa Ayyamul Bidh.

Baca Juga:Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Bulan Februari 2021 dan Keutamaannya

Dikutip SuaraJakarta.id—grup Suara.com—dari laman nu.or.id, Rabu (24/2/2021), berdasarkan keterangan dalam kitab “Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari” dijelaskan bahwa dinamai Ayyamul Bidh terkait kisah Nabi Adam AS saat diturunkan ke dunia.

Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, saat Nabi Adam AS diturunkan ke bumi seluruh tubuhnya terbakar oleh matahari. Sehingga menjadi hitam/gosong.

Kemudian Allah SWT memberikan wahyu kepada Nabi Adam untuk berpuasa selama tiga hari (tanggal 13, 14, 15).

Saat puasa pada hari pertama, sepertiga badannya menjadi putih. Puasa hari kedua, sepertiganya lagi menjadi putih. Puasa hari ketiga, sepertiga sisanya menjadi putih.

Berdasarkan pendapat lain dalam kitab Umdatul Qari`Syarhu Shahihil Bukhari juz XVII, halaman 80, dinamai ayyamul bidh karena malam-malam tersebut terang-benderang disinari rembulan.

Dan rembulan selalu menyinari bumi sejak matahari terbenam sampai terbit kembali. Karenanya, pada hari-hari itu malam dan siang seluruhnya menjadi putih (terang)— lihat Badruddin Al-‘Aini Al-Hanafi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak