Skenario PRT Bunuh Majikan, Ratna Robek Perut Pakai Pisau Ngaku Dirampok

Pembantu rumah tangga (PRT) itu bahkan nekat menyayat bagian perutnya sendiri dengan sebilah pisau agar aktingnya bisa berjalan mulus.

Agung Sandy Lesmana
Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:20 WIB
Skenario PRT Bunuh Majikan, Ratna Robek Perut Pakai Pisau Ngaku Dirampok
Ratna Delta (22) ditetapkan menjadi tersangka pembunuhan majikannya sendiri yang terjadi pada Kamis (18/2/2021) lalu di Komplek Buana Cigi Regency, Kelurahan Sekejati, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. [Suara.com/Cesar Yudistira]

Ia pun mengambil sebilah pisau di dapur. Kemudian ia dengan sadar diri, nekat merobek perutnya dengan menggunakan pisau tersebut. Sebelumnya, ia juga membongkar satu isi lemari dalam kamar korban, agar terlihat seperti terjadi perampokan.

Dalam keadaan terluka, ia mulai berakting. Ia teriak sambil keluar rumah, agar dihampiri tetangga. Karena waktu kejadian itu tengah hujan gerimis, tak ada satu orang pun yang terlihat. Tak habis akal, Ratna mengetuk salah satu pintu rumah tetangganya, sambil meminta tolong.

Saat tetangga Ratna keluar, ia mengatakan ada dua orang bertubuh besar merampok rumah majikannya. Tak lama, para warga pun berkumpul.

Di tengah Ratna dalam keadaan terluka, beberapa warga masuk ke rumah korban Dewi. Mereka tak melihat ada pria yang dimaksud Ratna. Namun mereka mendapati Dewi, sudah terkapar dalam kamar mandi.

Baca Juga:PRT Bunuh Majikan Dewi Romlah di Komplek Buana Cigi Pura-pura Dirampok

Tak lama setelah itu, baik Ratna dan Dewi dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. Polisi pun datang ke lokasi kejadian. Dari olahraga tempat kejadian, polisi tidak mendapati unsur terjadi perampokan.

Karena tidak kerusakan dalam rumah itu. Kemudian, tak ada satu barang pun yang hilang di curi. Keadaan di dalam rumah tidak berantakan.

Dalam perawatan, Ratna masih dapat dimintai keterangan. Saat dimintai kesaksiannya, polisi mencurigai ada gelagat aneh dari Ratna. Setelah lebih dari 48 jam Ratna dimintai keterangan, akhirnya ia mengakui, jika dirinyalah yang menghabisi majikannya itu.

Baik kepada polisi dan wartawan, Ratna mengaku sakit hati atas perlakuan majikannya itu. Ia beberapa kali menahan emosi, karena tabiat majikannya yang sering memukulinya dan sering membandingkan dirinya dengan pembantu sebelum Ratna.

"Saat kejadian itu, dia (majikannya atau korban) marah karena saya enggak siram tanaman. Itu memang kebiasaan dia suka siram tanaman," ucapnya.

Baca Juga:Jamaiyah Tewas di Tangan Cucu, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

Ratna mengaku baru dua bulan kerja di rumah majikannya itu. Selama dua bulan itu, Ratna kerap mendapat perlakuan kasar dari korban.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak