Di hari berikutnya, pihaknya mencoba memberanikan diri memeriksa isi dalam plastik tersebut dan ternyata mengejutkan.
"Tadi pagi memberanikan diri ada warga kita dan ojek online di sini, buka itu bungkusan plastik hitam di dalamnya ada lagi plastik warna kuning. Dibungkus rapi gitu," ungkapnya.
"Kemudian dibuka pakai pisau, karena pas dibuka itu kelihatan modelnya kaki ya sudah kita lepas semua. Habis itu kita lapor ke RW dan RW yang koordinasi dengan kepolisian," sambung Miftahul.
3 Hari di Samping Masjid
Baca Juga:Kronologi Penemuan Potongan Kaki Manusia di Samping Masjid di Pondok Aren
Sebelumnya diberitakan, salah seorang warga Sony Azharudin mengatakan, peristiwa penemuan potongan kaki manusia itu terjadi pada pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia tengah beristirahat usai beraktivitas di sekitar lokasi.
Tiba-tiba ia diminta oleh seorang pengurus masjid untuk memeriksa sebuah bungkusan plastik yang berada di samping masjid.
Pasalnya, bungkusan plastik itu mencurigakan lantaran sudah berada tiga hari di samping masjid tersebut dan berbau busuk.
"Saya lagi duduk-duduk habis mutar-mutar. Terus ada pengurus masjid yang lagi beres-beres persiapan salat Jumat, minta tolong mengecek plastik mencurigakan yang sudah ada dari kemarin," katanya kepada SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Jumat (19/3/2021).
![Salah seorang warga menunjuk lokasi penemuan potongan kaki manusia di samping Masjid Jami' An-Ni'mah, Perumahan Japos, Kelurahan Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangsel, Jumat (19/3/2021). [Suara.com/Wivy]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/03/19/91157-potongan-kaki-manusia.jpg)
Pria berusia 45 tahun itu pun coba memastikan isi bungkusan plastik berwarna hitam itu. Dia mencoba membukanya menggunakan pisau lantaran plastik tersebut terbungkus rapi seperti bungkusan plastik paket barang.
Baca Juga:Geger, Warga Pondok Aren Temukan Potongan Kaki Manusia di Samping Masjid
"Pakai kayu susah, dalamnya dilakban rapi. Saya ambil pisau di masjid, setelah terbuka baunya menyengat," ungkapnya.