Pengamat Terorisme: Remaja Paling Mudah Direkrut, Ilmu Agama Masih Dangkal

Para remaja yang telah terdoktrin, akan muncul rasa kebencian dan permusuhan terhadap pemerintah Indonesia.

Rizki Nurmansyah
Jum'at, 02 April 2021 | 07:30 WIB
Pengamat Terorisme: Remaja Paling Mudah Direkrut, Ilmu Agama Masih Dangkal
Pengamat terorisme Nasir Abbas. [Suara.com/Erick Tanjung]
Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). ANTARA FOTO/Arnas Padda
Anggota polisi mengumpulkan sisa serpihan ledakan bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (29/3/2021). ANTARA FOTO/Arnas Padda

Selang tiga hari kemudian, seorang terduga teroris melakukan aksi penyerangan di Mabes Polri pada Rabu sore sekitar pukul 16.30 WIB. Pelaku kekinian diketahui bernama Zakiah Aini.

Berdasarkan video amatir yang beredar, Zakiah Aini tampak mengacungkan senjata ke petugas yang berjaga di sebuah pos.

Tembakan dari aparat kepolisian yang mengarah tepat ke jantungnya, membuat terduga teroris itu terkapar dan dinyatakan tewas di tempat.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkap jika Zakiah Aini (25), berstatus mantan mahasiswi di sebuah perguruan tinggi swasta di Depok, Jawa Barat.

Baca Juga:Eks Petinggi Jamaah Islamiyah Ungkap Motif Teroris Serang Polisi

Listyo mengatakan, saat menempuh semester lima, Zakiah Aini diberhentikan alias drop out oleh pihak kampus.

"Yang bersangkutan (Zakiah Aini) mantan mahasiswa di suatu kasus dan DO (Drop Out) pada semeseter 5," kata Listyo saat jumpa pers di Mabes Polri, Rabu (31/3/2021) malam.

Mantan Kabareskrim Polri itu juga menjelaskan jika Zakiah Aini merupakan warga yang tinggal di Jalan Lapangan Tembak, Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur.

Setelah selesai diotopsi di RS Polri, jenazah terduga teroris Zakiah Aini langsung dimakamkan pihak keluarga di TPU Pondok Ranggon, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021) dini hari tadi.

Kontributor : Muhammad Jehan Nurhakim

Baca Juga:Nasir Abbas: Sasaran Kelompok JAD Itu Dua, Gereja dan Polisi

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini

Tampilkan lebih banyak