Meski terjadi kepadatan lalin, Syafrin juga menyebut belum memberlakukan sistem ganjil genap.
Sebab Pemprov DKI masih harus memantau kondisi volume kendaraan di ruas-ruas jalan Ibu Kota.
"Ganjil genap belum dioperasikan tapi kami terus lakukan pemantauan," kata Syafrin.
Jika nantinya diberlakukan dan terjadi peralihan kendaraan pribadi ke angkutan umum, maka dikhawatirkan armada tak tercukupi sehingga berakibat pada menumpuknya pengguna di halte maupun stasiun.
Baca Juga:Kasus Dugaan Pelecehan Seksual, Eks Kepala BPPBJ DKI Dijatuhi 2 Hukuman Ini
"Kita pahami pemerintah sedang berupaya segera keluar pandemi Covid-19, di sisi lain angkutan umum kita batasi penumpang hanya 50 persen, jadi kita pantau dulu ke depan seperti apa," pungkas Kadishub DKI.