Anies Bikin Jalur Sepeda Road Bike di JLNT, Komunitas B2W Protes

"Kebijakan harus diberlakukan dengan prinsip kesetaraan dan proporsional, sehingga semua jenis moda transportasi harus diperlakukan setara di jalan raya," kata Poetoe.

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Jum'at, 11 Juni 2021 | 21:32 WIB
Anies Bikin Jalur Sepeda Road Bike di JLNT, Komunitas B2W Protes
Ilustrasi--Jalur sepeda khusus road bike di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Jakarta. [Antara/Akbar Nugroho Gumay/aww]

"Bike2Work Indonesia, bersama RSA @rsaindonesia , dan Koalisi Pejalan Kaki @koalisipejalankaki mengajak sahabat pegiat sepeda, pejalan kaki, dan pengguna jalan lainnya (termasuk roda dua dan roda empat) untuk mengikuti aksi Black Day," tulis akun Bike to Work, dikutip Jumat (11/6/2021).

Rencananya, Bike to Work dan sejumlah komunitas itu akan melakukan aksi pada Minggu, 13 Juni pukul 06.00-07.00 WIB. Mereka akan memakai pakaian serva hitam sambil melakukan teatrikal tabur bunga di sekitar rambu road bike, dilanjutkan dengan pembacaan pernyataan sikap.

Kebijakan Gubernur Anies Baswedan membuat JLNT sebagai jalur sepeda road bike dinilai sebagai bentuk diskriminasi. Karena itu mereka menilai perlu dilakukan aksi protes sebagai bentuk kontrol sosial.

Anies dan Dinas Perhubungan bakal diingatkan untuk tetap konsisten menerapkan Undang-undang Nomor 38 tahun 2004, yang menyebut fungsi jalan adalah untuk transportasi.

Baca Juga:Kasus Covid-19 Jakarta Meroket Lagi, Warga Mulai Capek Jalankan Prokes Setahun Lebih

"Aksi ini juga berkesesuaian dengan #hakatasrasaamanpesepeda, keselamatan para pesepeda sendiri, dan sekaligus prinsip keadilan. Di mana salah satu alasan mengapa motor dilarang melintasi JLNT adalah faktor keselamatan, di antaranya karena faktor angin kencang," pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini