alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Langgar PPKM Darurat, Satu Perusahaan Nonesensial di Kelapa Gading Ditutup

Rizki Nurmansyah Rabu, 07 Juli 2021 | 17:40 WIB

Langgar PPKM Darurat, Satu Perusahaan Nonesensial di Kelapa Gading Ditutup
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim menutup satu perusahaan nonesensial di Kelapa Gading karena melanggar PPKM Darurat, Rabu (7/7/2021). [Ist]

Penutupan perusahaan nonesensial itu dilakukan sampai masa PPKM Darurat selesai.

SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Jakarta Utara menutup satu perusahaan nonesensial di Kelapa Gading karena kedapatan langgar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat, Rabu (7/7/2021).

Penutupan perusahaan nonesensial itu dilakukan sampai masa PPKM Darurat selesai. Diketahui, pemerintah mengeluarkan kebijakan PPKM Darurat pada 3-20 Juli 2021.

"Satu perusahaan non esensial kami tutup sampai dengan masa PPKM Darurat selesai," ujar Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim saat sidak, Rabu (7/7).

Sidak dilakukan bersama Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502 Jakarta Utara dan Kejaksaan Negeri Jakarta Utara di kawasan perkantoran Kelapa Gading tersebut.

Baca Juga: Tawuran Ojol vs Mata Elang saat PPKM Darurat: Ada Korban Luka, 2 Motor Dibuang ke Kali

Ali mengatakan sidak kali itu dilakukan berdasarkan aduan dari masyarakat.

Tim pemantauan kemudian terjun ke lapangan dengan sasaran 26 titik di kawasan perkantoran tersebut.

"Ada sebanyak 26 perusahaan yang kami pantau kepatuhannya dalam masa PPKM Darurat," katanya.

Kunjungan pertama, satu perusahaan esensial perbankan dinilai sudah menerapkan aturan dengan baik karena menerapkan aturan 50 persen pegawai bekerja di rumah (Work from Home/ WFH).

Ali pun mengimbau perusahaan tersebut untuk menjalankan protokol kesehatan dengan baik.

Baca Juga: Viral Anak Buah Bupati Sukabumi Dihukum Push Up Gara-gara Tak Pakai Masker

Namun, pada kunjungan berikutnya, satu perusahaan non esensial kedapatan melanggar aturan PPKM Darurat.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait