Aniaya Mertua hingga Tewas, Gogon Sempat Dimodali Jualan Nasi Uduk

Gogon menganiaya mertua hingga akhirnya meninggal, diduga sakit hati karena dinasihati sebab tidak memiliki pekerjaan.

Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Rabu, 04 Agustus 2021 | 17:23 WIB
Aniaya Mertua hingga Tewas, Gogon Sempat Dimodali Jualan Nasi Uduk
Anggota Polsek Cengkaren saat menangkap Andi alias Gogon (bawah), pelaku yang menganiaya mertua hingga tewas. [Dok. Polisi]

"Ibu sudah dalam keadaan lemas saat itu, sudah mau hampir pingsan," ujarnya.

Usia melancarkannya aksi penganiayaan itu, Gogon langsung melarikan diri. Sementara, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Namun, karena rumah sakit penuh pasien COVID-19, Suyono hanya mendapatkan perawatan hingga sore hari dan diminta untuk pulang.

“Iya, nah malam (pagi) itu juga dibawa, tapi sore disuruh pulang. Karena memang katanya lagi COVID-19, ruangan terbatas segala macam jadi cuma disuruh cek kontrol gitu,” kata Hasibuan.

Baca Juga:Sakit Hati Ditegur Tak Punya Pekerjaan, Jadi Alasan Gogon Aniaya Mertua hingga Meninggal

Karena hal itu, korban akhirnya menjalani perawatan di rumah sekaligus berobat jalan selama tiga minggu.

Kata Hasibuan, korban mendapatkan sejumlah luka. Wajahnya mengalami pembengkakan. Terparah di bagian kepala hingga harus mendapat sekitar 19 jahitan.

Suyono akhirnya meninggal dunia pada 27 Juli 2021 lalu karena kondisi kesehatannya yang semakin memburuk.

"Karena luka itu kondisinya sudah oyong (lemah). Apa-apa harus dibantu, seperti ke kamar mandi," imbuh Hasibuan.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Cengkareng, Iptu Bintang mengatakan pelaku telah ditangkap pada 28 Juli lalu.

Baca Juga:Mengering di Tembok Kamar, Jejak Darah Mertua yang Tewas Dilinggis Gogon

Andi alias Gogon (30), tega menganiaya mertuanya sendiri Suyono (68) hingga meninggal dunia. (Ist/dok. Polisi)
Andi alias Gogon (30), tega menganiaya mertuanya sendiri Suyono (68) hingga meninggal dunia. (Ist/dok. Polisi)

Kata dia, Gogon ketika itu mencoba menghilangkan jejaknya dengan kabur seusai menganiaya mertuanya. Namun, usaha melarikan diri pelaku kemudian terendus oleh polisi.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini