SuaraJakarta.id telah mendapat izin dari Kusmiyani untuk menulis cerita ini dengan menyebutkan nama lengkap dalam artikel yang dibuat.
Di tengah pandemi, Yani mengaku sebetulnya khawatir terpapar COVID-19. Terlebih ia turut mengajak anak bungsunya yang masih kecil.
"Ya ngeri nggak ngeri. Habis kalau diam di rumah siapa yang kasih makan. Pemerintah hanya ngasih beras dan uang bulanan Rp 300 ribu, itu pun kadang nggak keluar. Nggak cukup buat beli obat dan kebutuhan lainnya," pungkas Kusmiyani.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Baca Juga:Viral Bocah Badut Pengamen Palak Bapak-bapak Tunadaksa Demi Uang Rp 2 Ribu