SuaraJakarta.id - Kebakaran di pemukiman warga kawasan Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) pada Sabtu (1/1/2022) pagi, mengakibatkan satu warga meninggal dunia.
Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta Mulat Wijayanto mengatakan, korban meninggal dunia akibat kesetrum listrik.
“Korban di luar dari peristiwa kebakaran. Informasinya korban akan menyambung kabel listrik setelah kebakaran terjadi,” kata Mulat lewat keterangannya, Sabtu (1/1/2022).
Ia menjelaskan, saat korban berupaya menyambung aliran listrik, tidak sengaja mengenai kabel yang terkelupas.
Baca Juga:Kebakaran Pertama Tahun 2022 di Jakarta Terjadi di Warakas: Seorang Warga Meninggal
“Jadi korban meninggal karena tersetrum,” ujar Mulat.
Kekinian, korban telah dibawa ke Rumah Sakit Koja, Jakut.
Seperti diberitakan sebelumnya, si jago merah melalap belasan bangunan di area seluas 150 meter persegi. Akibatnya, 14 kepala keluarga yang terdiri dari 44 jiwa harus kehilangan tempat tinggalnya.
“Taksiran kerugian kurang lebih Rp 500 juta,” kata Mulat.
Dia pun menduga, kebakaran yang melanda permukiman tersebut disebabkan korsleting listrik.
Baca Juga:Musibah Awal Tahun 2022, Kebakaran Melanda Puluhan Ruko di Gunungsitoli Sumut
“Korsleting listrik yang menyambar bahan mudah terbakar,” ungkapnya.
Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.43 WIB akhirnya pada sekira pukul 10.31 WIB. Untuk pemadaman, dikerahkan 75 personel, dibantu 15 unit mobil pemadam kebakaran.