SuaraJakarta.id - Euforia penyambutan masyarakat terhadap Anies Baswedan pada saat ini, tak ubahnya seperti yang terjadi pada masa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi) saat akan menjadi presiden.
Hal ini dikatakan oleh Pengamat politik Tony Rosyid. Dia menilai yang dialami Anies saat ini mirip dengan ketika SBY saat menjadi presiden di tahun 2004 dan Joko Widodo yang terpilih di tahun 2014.
“Situasi ini linier dengan hasil survei di mana elektabilitas Anies terus naik. Trend politik nampaknya sedang berpihak ke Anies Baswedan, cucu AR Baswedan, salah satu pahlawan Indonesia itu,” katanya Tony kepada wartawan, Rabu (2/2/2022).
Ia juga mengemukakan, sejumlah partai politik pun juga ikut menyambut sosok Gubernur DKI Jakarta saat ini. Pesan dukungan dari partai politik pun mulai terlihat. Ia mencontohkan seperti partai NasDem yang kerap memberi pesan dukungan terhadap Mantan Mendikbud itu.
Tak hanya itu, Anies juga belakangan ini sudah diundang untuk datang ke acara Hari Lahir PPP dan PAN.
Pun pemodal atau pengusaha juga mulai mendukung Anies. Seperti yang dilakukan Mantan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus pengusaha asal Sulawesi Amran Sulaiman.
“Boleh dibilang sebagai bukti adanya kesadaran bahwa Anies memang memiliki peluang besar untuk memimpin Indonesia 2024. Hal yang sama pernah dilakukan Amran Sulaiman kepada Jokowi tahun 2014,” katanya.
Selain itu, dia mengemukakan, konsolidasi dari para relawan juga sudah semakin marak untuk mendukung Anies pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
“Euforia penyambutan Anies di berbagai event sebagai bentuk nyata keberhasilan konsolidasi itu. Ini boleh diklaim bahwa rakyat menghendaki Anies jadi presiden,” ujarnya.
Baca Juga:Muncul Isu Dipasangkan dengan Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Anies Baswedan Beri Respons