Lemkapi: TNI-Polri Harus Satya Haprabu soal Keputusan Pemindahan IKN

Jokowi menyinggung adanya perdebatan di grup perbincangan WhatsApps anggota TNI dan Polri soal IKN baru.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 03 Maret 2022 | 21:25 WIB
Lemkapi: TNI-Polri Harus Satya Haprabu soal Keputusan Pemindahan IKN
Desain Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, ibu kota negara baru (instagram.com/nyoman_nuarta)

SuaraJakarta.id - Seluruh anggota TNI-Polri diminta memegang teguh nilai satya haprabu atau setia kepada pimpinan negara terkait keputusan pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur.

Hal itu disampaikan Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) Edi Hasibuan.

Edi mengatakan, sudah sepatutnya seluruh jajaran TNI-Polri loyal terhadap pimpinan negara karena kedua instansi tersebut bagian dari negara dan pemerintah.

"TNI dan Polri adalah bagian dari negara dan pemerintah. Sudah seharusnya seluruh jajaran Polri dan TNI harus loyal terhadap pimpinan negara. Harus satya haprabu," kata Edi dalam keterangan tertulis, Kamis (3/3/2022).

Baca Juga:Kementerian PANRB 'Memaksa' ASN Harus Siap Pindah ke IKN Nusantara, Tjahjo Kumolo: Hukumnya adalah Wajib

Pakar hukum kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta ini menambahkan, tentara dan polisi di seluruh dunia memiliki aturan. Termasuk harus tunduk dan loyal kepada pimpinan negara.

"Tidak ada anggota Polri dan TNI yang boleh berbeda pandangan atau beda pendapat kalau menyangkut kepentingan bangsa dan negara. Semua keputusan negara harus didukung oleh aparat negara," katanya menegaskan.

Dia mengatakan kalau masih ada oknum anggota TNI-Polri yang mempersoalkan keputusan negara, maka aparat negara seperti itu layak diberikan sanksi tegas.

Mantan anggota Kompolnas ini mendukung Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang memerintahkan Irwasum serta Divisi Propam Polri untuk mengawasi disiplin seluruh anggotanya agar Polri kompak mendukung kebijakan pemerintah.

Sebelumnya, saat memberikan arahan pada Rapat Pimpinan TNI dan Polri Tahun 2022 di Markas Besar TNI, Jakarta, Selasa (1/3/2022), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyinggung adanya perdebatan di grup perbincangan WhatsApps anggota TNI dan Polri soal IKN baru.

Baca Juga:Terkuak! Desa Telemow di Sepaku Disebut Rawan Bencana Longsor, Apa Kabar IKN Nusantara Nanti?

Menurut Jokowi, pembangunan dan perpindahan IKN sudah tidak bisa lagi diperdebatkan oleh anggota TNI-Polri karena sudah menjadi keputusan pemerintah yang disetujui DPR RI.

Ketika membuka Rapat Pimpinan (Rapim) Polri 2022 di Jakarta, Rabu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan seluruh jajarannya dan keluarga besar Polri untuk berdisiplin dan menaati aturan yang berlaku di institusi tersebut.

Kedisiplinan itu, kata Sigit, tidak hanya anggota Polri, tetapi juga berlaku kepada istri dan anak anggota Polri.

Ia mengingatkan seluruh keluarga besar Polri memiliki aturan dan disiplin yang berbeda dengan masyarakat sipil sehingga harus taat dan tunduk dengan aturan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak