facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah Semi Permanen di Jakbar, 3 Orang Alami Sesak Napas

Rizki Nurmansyah Jum'at, 25 Maret 2022 | 05:30 WIB

Kebakaran Hanguskan 15 Rumah Semi Permanen di Jakbar, 3 Orang Alami Sesak Napas
Petugas damkar tengah memadamkan kebakaran di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (24/3/2022) malam. [Twitter@humasjakfire]

Dugaan sementara penyebab kebakaran akibat ledakan dari kompor pedagang bakso.

SuaraJakarta.id - Kebakaran melanda wilayah Kemanggisan, Jakarta Barat (Jakbar), Kamis (24/3/2022) malam. Sebanyak 15 rumah semi permanen hangus permanen dan tiga orang alami sesak napas.

Kasie Ops Sudin Gulkarmart Jakarta Barat, Sjukri Bahanan mengatakan, ketiga orang yang sesak napas telah dibawa ke rumah sakit.

"Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini. Tiga orang sesak napas, dibawa ke RS Pelni, dua laki-laki dan satu perempuan," jelasnya, Kamis malam.

Sjukri mengatakan, pihaknya menerima laporan awal kebakaran pada pukul 21.05 WIB.

Baca Juga: Duar! Kompor Meledak, 15 Rumah Semi Permanen di Kemanggisan Jakbar Hangus Terbakar

Sebanyak 14 unit mobil damkar dengan 70 personel dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api.

Petugas damkar sedang melakukan pendinginan kebakaran di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (24/3/2022) malam. [Suara.com/Faqih Fathurrahman]
Petugas damkar sedang melakukan pendinginan kebakaran di Kemanggisan, Jakarta Barat, Kamis (24/3/2022) malam. [Suara.com/Faqih Fathurrahman]

"Sekitar pukul 21.35 WIB api dapat dilokalisir petugas," kata Sjukri.

Sementara itu, Kapolsek Palmerah, AKP Dodi Abdulrohim mengatakan, sebanyak 15 unit rumah semi permanen hangus terbakar akibat kebakaran ini.

"Menurut laporan awal ada 15 unit rumah terbakar," ujarnya saat ditemui di lokasi, Kamis malam.

Dodi menyebut, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat ledakan dari kompor pedagang bakso.

Baca Juga: Proses Memindahkan BBM dari Drum ke Kios Pertamini Berakhir Miris, Sebuah Kios di Benua Kayong Ludes Terbakar

"Dugaan sementara akibat ledakan kompor. Tadi ada warga yang bilang katanya ada ledakan," jelas Dodi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait