Minta Anies Tuntaskan Persoalan Air Bersih di Jakarta, Kenneth PDIP: Ini Kota Besar Lho!!

Masalah air bersih tersebut sudah menahun melanda warga di sejumlah tempat di Jakarta.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 31 Maret 2022 | 07:05 WIB
Minta Anies Tuntaskan Persoalan Air Bersih di Jakarta, Kenneth PDIP: Ini Kota Besar Lho!!
Warga Muara Angke melakukan aksi sambil membawa jeriken kosong di depan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Selasa (22/2/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]

SuaraJakarta.id - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera menuntaskan permasalahan air bersih di Jakarta yang masih belum selesai.

Padahal, kata anggota DPRD DKI dari Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) itu, masalah air bersih tersebut sudah menahun melanda warga di sejumlah tempat di Jakarta.

"Kenapa masalah air bersih di Jakarta ini tak pernah selesai. Ini kota besar lho, masa bisa-bisanya masih ada warga yang mengeluh susah mendapatkan air bersih, padahal itu hak warga untuk mendapatkan air bersih untuk keberlangsungan hidupnya," tutur Kenneth kepada wartawan, Rabu (30/3/2022).

Kenneth kemudian mengambil beberapa contohnya, seperti warga Muara Angke, Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, yang bertahun-tahun mengalami kesulitan akses air bersih sejak tahun 1980-an.

Baca Juga:Heboh Konser Justin Bieber, Komunitas Air Kami: Harga Tiket Setara Biaya Air Bersih Warga Pesisir untuk Enam Bulan

Kemudian temuan Kementerian Kesehatan RI terkait air isi ulang yang menjadi paling banyak dikonsumsi warga termasuk sumur bor atau gali terlindung.

Belum lagi, temuan air di salah satu daerah di Jakarta Barat yang terkontaminasi bakteri E Coli.

"Hal itu berdasarkan Profil dan Status Kualitas Air Minum Rumah Tangga Indonesia 2021 yang dilakukan Tim Surveilans Direktorat Penyehatan Lingkungan," ujar Kenneth juga menjabat Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDIP DKI Jakarta tersebut.

Di sisi lain, kata dia, data menyebutkan baru sekitar 65 persen warga Jakarta yang memiliki akses air bersih.

Hal ini, lanjut Kenneth, masih jauh dari target Pemprov DKI Jakarta, yakni mencakup 79,61 persen warga di akhir tahun 2022.

Baca Juga:Hari Air Sedunia, Aquaproof Berkontribusi Dalam Distribusi Air Bersih dan Cat Sekolah

Terlebih dengan target Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) DKI Jakarta yang ingin mencakup seluruh warga dengan pipa air di tahun 2030 mendatang.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini