Kronologi Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit Dalam Turnamen Pakujaya Cup

Pemukulan itu terjadi karena Edi Mamat tak terima saat diganjar kartu merah oleh wasit.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 11 Juni 2022 | 19:24 WIB
Kronologi Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit Dalam Turnamen Pakujaya Cup
Anggota DPRD Tangsel dari Fraksi Gerindra, Edi Mamat, memukul wasit karena tidak terima dikartu merah dalam turnamen Pakujaya Cup 7, Jumat (10/6/2022). [Tangkapan layar Instagram @jurnalisjunior]

SuaraJakarta.id - Aksi pemukulan yang dilakukan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terhadap wasit di sebuah turnamen sepakbola viral di media sosial. Oknum tersebut diketahui bernama Edi Mamat dari Fraksi Gerindra.

Hal itu dibenarkan oleh ketua panitia turnamen, Dahlan. Menurutnya, kejadian pemukulan itu terjadi pada pertandingan turnamen Pakujaya Cup 7 di Lapangan Pakujaya, Serpong Utara, Tangsel, pada Jumat (10/6/2022).

Menurutnya, pemukulan itu terjadi karena Edi Mamat tak terima saat diganjar kartu merah oleh wasit. Kartu merah itu keluar, kata Dahlan, lantaran Edi Mamat emosi usai diberi kartu kuning.

"Dia mukul karena pemicunya dia dikasih kartu merah. Pertama dikasih kartu kuning, dia tidak puas wasit didengkulin. Wasit kan menjaga integritas wasit, sebagai pemimpin wasit harus mengeksekusi," kata Dahlan, Sabtu (11/6/2022).

Baca Juga:Terkuak! Anggota DPRD Tangsel yang Pukul Wasit Saat Turnamen Sepakbola Kader Gerindra

Dahlan juga membenarkan bahwa Edi merupakan anggota DPRD Tangsel. Sedangkan wasitnya, merupakan anggota TNI aktif dari Askot Tangsel.

"Betul Edi anggota dewan Partai Gerindra, wasitnya emang TNI, tapi jadi wasit itu mah dari Askot Tangsel," ungkapnya.

Dahlan mengaku, sempat ikut kesal melihat aksi Edi saat memukul wasit. Bahkan, dirinya yang menjadi komentator turnamen itu, ikut sewot. Menurutnya, Edi selalu temperamen saat bermain bola.

Anggota DPRD Tangsel berinisial EM memukul wasit karena dikenai kartu merah saat laga sepak bola. [Instagram]
Anggota DPRD Tangsel berinisial EM memukul wasit karena dikenai kartu merah saat laga sepak bola. [Instagram]

"Dia temperamen, main di mana aja dia begitu. Makannya kemarin disorakin sama masayarakat. Saya juga bilang 'Hai anggota dewan kau sebagai contoh masyarakat', sewot saya," ungkapnya.

Meski begitu menurutnya insiden pemukulan dan emosi di lapangan itu sudah biasa terjadi saat pertandingan. Insiden itu pun tak membuat pertandingan dihentikan dan kini tetap berlanjut.

Baca Juga:Detik-Detik Diduga Anggota DPRD Tangsel Pukul Wasit Tak Terima Dikartu Merah

"Kalau (dalam) sepakbola itu hal yang biasa. Cuma kesalahan saja tidak ada kriminal. Pertandingan masih berlanjut," paparnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini