Cak Sapari Legenda Ludruk Meninggal, Anak: Kemarin Malam Bapak Sudah Tidak Kuat Lagi

Cak Sapari meninggal dunia pagi tadi atu sebelum waktu Subuh. Almarhum meninggal di usia 80 tahun.

Rizki Nurmansyah
Kamis, 15 September 2022 | 15:38 WIB
Cak Sapari Legenda Ludruk Meninggal, Anak: Kemarin Malam Bapak Sudah Tidak Kuat Lagi
Seniman legendaris Ludruk asal Surabaya Cak Sapari meninggal dunia, Kamis (15/9/2022). [Dok. istimewa]

SuaraJakarta.id - Kabar duka datang dari dunia ludruk Tanah Air. Seniman ludruk legendaris asal Surabaya, Jawa Timur, Sapari Suhendra atau yang lebih dikenal dengan sapaan Cak Sapari, meninggal dunia.

Cak Sapari meninggal dunia pagi tadi atu sebelum waktu Subuh. Almarhum meninggal di usia 80 tahun.

Anak pertama Cak Supari, Yuli Widya mengatakan, sebelum wafat, almarhum sempat dirawat di rumah sakit selama berbulan-bulan.

"Bapak masuk rumah sakit sudah berbulan-bulan. Tapi satu bulan terakhir sempat tinggal di rumah dan kemarin malam bapak sudah tidak kuat lagi," kata Yuli, Kamis (15/9/2022).

Baca Juga:Idap Diabetes, Seniman Ludruk Surabaya Cak Sapari Tutup Usia

Berdasar diagnosa dokter, kata Yuli, Cak Supari terkena penyakit diabetes. Hal itu membuat kondisi almarhum kerap naik turun.

"Tapi setelah pulang dari rumah sakit itu normal. Sempat drop, tapi kemudian diantisipasi dengan obat-obatan dari dokter," kata dia.

Mewakili keluarga besar, Yuli pun meminta maaf kepada para pecinta atau penggemar Cak Sapari apabila ada kesalahan yang dilakukan almarhum semasa hidupnya.

"Kami keluarga besar mewakili Bapak Sapari. Semoga bapak diampuni dosa-dosanya," kata dia.

Selain itu, Yuli juga menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dari para seniman di Jawa Timur.

Baca Juga:Seniman Ludruk Surabaya Cak Sapari Meninggal Dunia

"Kekeluargaan para seniman luar biasa. Terima kasih," ujar dia.

Sebelumnya, pada Juni 2022, diselenggarakan Gelaran Ludrukan Charity yang diprakarsai Dewan Ludrukan Surabaya dan Republik Ludruk Indonesia untuk membantu pengobatan Cak Sapari.

Kartolo dan Sapari adalah dua orang yang tersisa dari grup Jula-Juli Guyonan Kartolo Cs, selain Tini (istri Kartolo).

Semasa hidup, Sapari dan Kartolo adalah partner saat keduanya bersama almarhum Basman melahirkan puluhan kaset Jula-Juli Guyonon antara 1970-1990-an.

Lakon Jula-Juli Guyonan yang direkam dengan pita kaset sempat laku keras. Bahkan, kaset-kaset tersebut menjadi buruan para kolektor. Lakon yang terkenal di antaranya "Sepur India", "Pemburu Cipret", dan "Patih Kabur Kanginan".

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyatakan sebagai bentuk penghormatan kepada seniman ludruk Cak Sapari saat berjuang melawan sakit diabetes hingga meninggal dunia pada Kamis dini hari, melalui pemberian nama panggung "Ludruk Sapari".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak