SuaraJakarta.id - Petugas dari Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur mengevakuasi seorang bayi yang terjebak di banjir di Bidara Cina, Kampung Melayu, Jatinegara,Senin (10/10/2022).
Berdasarkan video yang diterima yang diterima Suara.com, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam video terlihat seorang bayi dan ayahnya berada di depan rumah yang terendam banjir. Terlihat air mencapi ketinggian sekitar 150 cm atau mencapai dada orang dewasa pada umumnya.
Bayi yang diperkirakan berusia sekitar 5 bulan itu kemudian diserahkan orang tuanya ke petugas Sudin Gulkarmat yang datang menjemput.
Petugas yang sudah menggendong bayi, langsung berjalan dengan hati-hati di tengah genangan air yang mencapai dadanya. Saat dievakuasi, bayi tersebut digendong petugas dengan diangkat ke atas untuk menghindari genangan banjir.
Baca Juga:Banjir Capai 1,75 Meter, Warga Kebon Pala Jaktim Tetap Bertahan di Lantai 2 Rumah
Saat evakuasi berlangsung, bayi terlihat tenang dan tanpa menangis.
Hal itu karena petugas yang menjemputnya berusaha menghiburnya untuk tetap tenang dan rewel.
"Enak ya dek berenang ya," kata petugas menghibur bayi.
Terpisah, Kepala Seksi Operasi (Sudin Gulkarmat) Jakarta Timur, Gatot Sulaeman ketika ditemui wartawan mengatakan orang tua bayi memilih bertahan karena berpikir genangan banjir segera surut.
"Mungkin karena airnya, surutnya cukup lama. Sehingga yang tadinya bertahan di dalam rumah, semakin lama semakin dingin. Sehingga ada kebutuhan untuk bayinya lalu menelepon Damkar untuk menjemput bayinya," kata Gatot kepada wartawan.
Baca Juga:68 RT di Jakarta Dikepung Banjir, 116 Warga Mengungsi
Dia mengatakan evakuasi tidak dilakukan dengan menggunakan perahu karet karena jarak jemput ke lokasi aman dekat.
"Namun ketinggian air cukup tinggi satu setengah meter. Lalu kami evakuasi, arahkan ke lokasi yang lebih aman dengan digendong oleh personel," ujar Gatot.