SuaraJakarta.id - Sejumlah warga Kelurahan Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur tampak mulai sibuk membersihkan sisa lumpur akibat banjir yang menggenangi wilayah mereka sejak Senin (10/10/2022) subuh tadi.
Pantuan Suara.com, hampir rata-rata warga sibuk menyemprotkan air bersih untuk mengguyur sisa lumpur yang terbawa dari Kali Ciliwung. Beberapa warga juga sibuk mendorong sisa lumpur dengan karet pendorong.
Warga RT17/7 Bidara Cina, Hendri (31) mengatakan, air di kediamannya mulai berangsur surut sekira pukul 10.00 WIB. Sementara air mulai merendam dengan ketinggian satu meter sekira pukul 02.00 WIB.
"Di dalam tadi air masuk sampai semeter," katanya sembari menunjuk pinggang dengan tangan kanannya saat ditemui Suara.com di lokasi, Senin (10/10/2022).
Baca Juga:Detik-detik Bayi di Bidara Cina Dievakuasi Petugas Damkar saat Banjir Sedada
Hendri masih sedikit beruntung. Lantaran kediamannya masih sedikit berada di atas. Ia menyebut, masih ada pemukiman warga yang terendam di daerah bawah atau yang berada di bantaran Lali Ciliwung.
"Itu di bawah, ada yang masih kerendem," sembari tangan Hendiri menunjuk lokasi.
Menelusuri petunjuk Hendri, terpantau Suara.com, rumah yang dimaksud Hendri sudah tidak lagi terendam. Namun, tumpukan lumpur di tempat tersebut lebih tebal dari lumpur yang ada di rumah Hendri.
![Sisa banjir di wilayah Rt 5/7 Kelurahan Tanjung Lengkong, Bidara Cina, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (10/10/2022). [Suara.com/Faqih Fathurrahman]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/10/78404-sisa-banjir-di-wilayah-rt-57-kelurahan-tanjung-lengkong-bidara-cina.jpg)
Terlihat lumpur yang terendam mencapai ketinggian sebetis orang dewasa atau sekira 30 cm. Ketinggian air di sana saat banjir terjadi, menurut salah seorang warga, mencapai 120 cm.
Tanpa bantuan petugas, warga berupaya membersihkan lumpur tersebut dengan cara manual. Hanya saja, selang yang digunakan bukan selang rumahan seperti yang digunakan Hendri dan warga lainnya.
Baca Juga:Banjir Kiriman di Pemukiman Warga Bidara Cina Mulai Berangsur Surut
Terlihat warga menggunakan selang yang biasa digunakan oleh petugam pemadam kebakaran. Warga pun mengaku menggunakan bantuan pompa, guna menyemprot sisa lumpur tersebut.
"Pakai pompa ini, mesinnya di sana cuma pipanya ada di sini."