SuaraJakarta.id - Beberapa nama kandidat Calon Gubernur DKI Jakarta mulai mencuat setelah Anies Baswedan lengser dari jabatannya pada 16 Oktober lalu. Namun, Partai pemegang kursi terbanyak di DPRD DKI, PDIP mengaku belum memiliki satu namapun yang akan diusung pada Pilkada Jakarta 2024.
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI, Gembong Warsono. Sejauh ini belum ada keputusan siapa yang akan dimajukan pada 2024.
"PDI Perjuangan belum punya (Cagub DKI 2024)," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Jumat (11/11/2022).
Salah satu pertimbangannya, kata Gembong, adalah perpindahan status ibu kota dari Jakarta ke Nusantara, Kalimantan Timur. Hal ini dinilai akan mempengaruhi perpolitikan di Jakarta.
Baca Juga:Heboh Desmond Mahessa Digeruduk Kader PDIP, Gerindra Bereaksi: Kami Monitor
"Kan DPR RI ada rencana untuk melakukan revisi terhadap UU 29, UU DKI Jakarta kan. Revisi UU 29 berkaitan dengan pemindahan ibu kota ke IKN, bagaimana statusnya Jakarta. Kan kita mesti tahu itu dulu," terangnya.
Nantinya, nama yang akan dijagokan akan dianggap paling layak atau memiliki kemampuan untuk memimpin Jakarta yang sudah tak lagi menjadi ibu kota.
"Kemudian setelah itu tahu, baru kita akan lihat siapa yang paling cocok untuk kita tempatkan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta ke depan, kan gitu," katanya menambahkan.
Karena itu, Gembong mengatakan pihaknya tidak akan terburu-buru mengambil keputusan menentukan nama Calon Gubernur Jakarta.
"Jadi, kita melihat persoalan Jakarta ke depan kayak apa baru kita carikan sosok yang paling tepat buat atasi persoalan itu," pungkasnya.
Baca Juga:Andi Arief Singgung Soal Burung Hantu Pecah Belah Koalisi Perubahan, Hasto PDIP Beri Respons Begini
Gerindra Jagokan Riza
Sebelumnya, partai Gerindra telah memastikan nama Ahmad Riza Patria akan dimajukan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2024 mendatang. Bahkan, Riza sudah mendapatkan restu dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerindra DKI Jakarta Syarif. Ia menyebut penetapan Riza sebagai Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta tinggal menunggu tanggal pengumumannya saja.
"Sudah (dapat restu Prabowo). Tinggal kalau bahasa kita tinggal bungkus saja formalnya, diumumkan secara formal tapi secara kepartaian, bincang-bincang sudah pak Riza," ujar Syarif kepada wartawan, Selasa (9/11/2022).
Kendati demikian, ia menilai soal persiapan menyambut Pilkada DKI 2024 masih sekitar 1,5 tahun lagi. Partai lambang kepala burung itu disebutnya akan lebih dulu fokus pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres).
"Pileg kan Februari 2024, baru keliatan setelah satu bulan hasil pileg baru kita lari ya untuk persiapan Pilgub," ucapnya.