"Namun calon penghuni tidak menghendaki hal tersebut dan bersikeras untuk menetap di KSB," ucapnya.
Pihaknya disebut memperkirakan segala proses ini baru selesai tahun depan. Diperkirakan warga baru bisa menempati KSB pada Maret 2023 mendatang.
“Tahapan koordinasi yang perlu dilalui ini cukup panjang, sehingga kita harapkan warga bisa menghuni Kampung Susun Bayam pada 1 Maret 2023,” pungkasnya.
Warga Demo
Baca Juga:CEK FAKTA: KPK Temukan Uang Rp 3,7 Triliun Hasil Korupsi Formula E di Kantor Jakpro, Benarkah?
Sebelumnya diberitakan puluhan orang warga Kampung Bayam mengeruduk pintu masuk Rusun Kampung Bayam yang terletak di samping JIS pada Senin (21/11/2022).
![Warga berunjuk rasa di depan gerbang Kampung Susun Bayam, Jakarta Utara, Senin (21/11/2022). [Suara.com/Alfian Winanto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/11/21/39234-demo-warga-kampung-susun-bayam-kampung-bayam.jpg)
Pantauan Suara.com, para warga yang mengenakan kaos berwarna putih, membawa sejumlah tuntutan mereka, yang dituliskan dalam sebuah kertas karton. Mereka menuntut agar bisa segera menempati hunian yang sebelumnya telah dijanjikan oleh Pemprov DKI Jakarta.
"Bahwa tanggal 20 itu akan ada penyerahan kunci Rusun Kampung Bayam ini kepada warga yang akan menempati itu. Namun tanggal 20 kemarin belum ada penyerahan," kata salah seorang warga, Refli Lengkong, di lokasi, Senin (21/11/2022).
Ia berharap, agar bisa kembali menempati kawasan tersebut setelah sebelumnya mereka hengkang dari tempat tersebut akibat pembangunan rusun.
"Secepatnya direalisasikan, kita untuk menempati Rusun Kampung Bayam," pungkasnya.
Baca Juga:Dicopot dari Komisaris LRT Jakarta, Eks TGUPP Anies Tatak Ujiyati: Alasannya Tanya ke Jakpro