PWNU DKI Protes Dana Hibah Buat Mereka Jauh Lebih Kecil Ketimbang MUI, DPRD Minta Anggaran Dialokasikan ke DMI

"Dia (NU) banding-bandingin. Tapi kan harus dilihat bahwa itu di dalamnya ada pemulasaran. Makanya biar gampang dirampingkan bisa keliatan kan," ujar Iman.

Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Kamis, 24 November 2022 | 16:42 WIB
PWNU DKI Protes Dana Hibah Buat Mereka Jauh Lebih Kecil Ketimbang MUI, DPRD Minta Anggaran Dialokasikan ke DMI
Gedung DPRD DKI Jakarta di Kebon Sirih, Jakarta. [Dok. DPRD DKI Jakarta]

SuaraJakarta.id - DPRD DKI Jakarta merespons protes dari Pengurus Wilayah Nadhlatul Ulama atau PWNU DKI soal usulan dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI yang dianggap terlalu kecil. Anggaran yang diajukan jauh lebih sedikit ketimbang Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Dalam Rancangan Pendapatan dan Belanja Daerah atau RAPBD tahun 2023, Pemprov DKI mengusulkan dana hibah sebesar Rp4 miliar untuk PWNU DKI. Komisi E DPRD DKI lantas merekomendasikan dananya ditambah jadi Rp5 miliar.

Pihak NU melayangkan protes karena hibah yang diajukan untuk MUI jauh lebih besar mencapai Rp12,08 miliar dan rekomendasi Komisi E DPRD DKI jadi Rp15,78 miliar.

Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta Iman Satria mengatakan akhirnya pihaknya memutuskan untuk memangkas dana hibah untuk MUI dan dialokasikan untuk Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Baca Juga:Jadi Parkiran dan Pangkalan Starling, DPRD DKI Minta Pengajuan Anggaran Rp1,9 M Jalur Sepeda Ditolak: Dinolkan Saja

"MUI itu dikurangi pemulasaran ditarik ke DMI," kata Iman saat dikonfirmasi, Kamis (24/11/2022).

Iman menyebut besaran usulan dana hibah yang dipindah dari MUI ke DMI ini sebesar sekitar Rp4 miliar. Menurutnya dana ini rencananya akan dipakai MUI untuk pelatihan petugas pemulasaran jenazah di masjid-masjid Jakarta.

"Dia (NU) banding-bandingin. Tapi kan harus dilihat bahwa itu di dalamnya ada pemulasaran. Makanya biar gampang dirampingkan bisa keliatan kan," ucapnya.

Meski dipindah dananya, Iman memastikan program pelatihan untuk petugas pemulasaran jenazah tetap dilaksanakan oleh DMI. Pihak DMI disebutnya sudah menyetujui dan akan menjadi pelaksana.

"Program itukan bukan milik DMI atau milik MUI, dia kan hanya pelaksana, bayar untuk honor-honor," pungkasnya.

Baca Juga:Heboh Bus Nyaris Tertabrak KRL hingga Penumpang Panik Gemetaran, DPRD DKI Bakal Panggil Direksi TransJakarta

News

Terkini

Polisi baru-baru ini mengungkap fakta terbaru kasus kematian satu keluarga di Kalideres, Jakarta Barat, yang ditemukan mengering.

News | 19:48 WIB

Saat gempa Cianjur terjadi, dirasakan cukup kencang di area situs.

News | 19:05 WIB

DVI Polri telah menerima 158 kantong jenazah, baik di RSUD Cimacan maupun di RSUD Sayang.

News | 18:17 WIB

Jokowi menyinggung 'rambut putih' yang disebutnya sebagai pemimpin yang memikirkan rakyat.

News | 18:09 WIB

"Kereta anjlok tertimpa tiang pantograf di Stasiun Kampung Bandan."

News | 17:50 WIB

"Jangan sampai kita memilih pemimpin yang senang duduk di Istana yang AC-nya dingin. Ini negara besar. Jangan hanya duduk manis di Istana presiden," kata Jokowi.

News | 16:03 WIB

Spanduk itu dibentangkan tepat di depan panggung di mana Presiden Jokowi sedang berpidato.

News | 15:38 WIB

Latif mengatakan pengemudi Land Cruiser berinisial SH sengaja memasang pelat palsu tersebut.

News | 15:14 WIB

Para dokter dan ahli medis Siloam dan SingHealth dapat memperoleh manfaat dari penelitian dan pelatihan klinis.

News | 14:32 WIB

Polisi masih menyelidiki kasus tewasnya mahasiswa UI yang ditabrak dan dilindas Eks Kapolsek Cilincing AKBP (purn) Eko Setia.

News | 12:30 WIB

Joko menyebut sejauh ini polisi sudah memeriksa sebanyak 5 saksi.

News | 11:17 WIB

Saat ini Baznas telah mendirikan 9 posko untuk membantu masyarakat terdampak gempa di Cianjur.

News | 10:43 WIB

Kejati DKI belum menerima seluruh berkas perkara dari lima tersangka yang dikirim Polda Metro Jaya. Baru empat berkas yang diserahkan.

News | 06:05 WIB

Peristiwa ini bermula saat korban tertabrak kereta di Ciputat pada Kamis (24/11/2022) sekitar pukul 20.20 WIB.

News | 05:05 WIB

Berdasar keterangan pihak keluarga, almahum sudah lama menderita sakit lambung dan sudah berobat.

News | 04:05 WIB
Tampilkan lebih banyak