- Sinar Mas Land menyelenggarakan World-Class Education Expo 2026 di Grand Indonesia pada 10-12 April untuk mendukung Indonesia Emas 2045.
- Acara ini menghadirkan berbagai institusi pendidikan internasional guna menyediakan informasi serta akses pendidikan berkualitas bagi 1.000 peserta kegiatan.
- Inisiatif tersebut memperkuat komitmen BSD City sebagai kawasan terintegrasi yang menyediakan ekosistem pendidikan berstandar global bagi masyarakat Indonesia.
SuaraJakarta.id - Komitmen pengembangan ekosistem pendidikan kelas dunia atau world-class education terintegrasi di BSD City terus ditingkatkan Sinar Mas Land melalui Digital Hub.
Terbaru, Digital Hub menggelar Sinar Mas Land World-Class Education Expo 2026 di Fountain Atrium, Grand Indonesia, Jakarta 10-12 April 2026 lalu.
Agenda bertema “Grow for a Better Future” tersebut diselenggarakan dalam rangka mendukung visi besar pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.
Dihadiri sekira 1.000 peserta, agenda tersebut menghadirkan informasi komprehensif seputar dunia pendidikan, mulai dari informasi peluang pendidikan global, layanan konsultasi langsung dengan para ahli, sarana promosi bagi institusi pendidikan, hingga layanan konsultasi langsung untuk membantu siswa dalam menentukan pilihan pendidikan yang tepat.
Baca Juga:Turnamen Padel BSD City Jadi Magnet Artis: Gading Marten, Enzy, hingga Gisel Turun ke Lapangan
Sinar Mas Land World-Class Education Expo 2026 melibatkan berbagai institusi pendidikan terkemuka, mulai dari preschool hingga perguruan tinggi di antaranya, Wellington College Independent School Jakarta, ACS Jakarta, Singapore Intercultural School (SIS) Jakarta, Deutsche Schule Jakarta, BINUS ASO School of Engineering, dan Monash University, Indonesia.
Termasuk Professor dari University of Nottingham dalam membagikan insights kepada orang tua dan siswa dalam memilih ilmu interdisipliner untuk di masa depan.
Kehadiran institusi-institusi ini menunjukkan sinergi lintas pemangku kepentingan dalam memperluas akses terhadap pendidikan berkualitas berstandar internasional.
Irawan Harahap, CEO of Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land mengungkapkan, pihaknya bangga dapat menghadirkan Sinar Mas Land World-Class Education Expo 2026 untuk pertama kalinya.
"Kami secara konsisten membangun ekosistem pendidikan terintegrasi yang menghubungkan pembelajaran, kehidupan, dan inovasi guna menciptakan ruang kolaborasi yang relevan dengan kebutuhan masa depan," katanya.
Baca Juga:Gandeng Raksasa Pengembang Jepang, Sinar Mas Land Hadirkan Kota Wisata Ecovia
Menurut Irawan, pendidikan yang baik perlu diperoleh secara berkesinambungan sejak usia dini hingga dewasa, agar setiap individu dapat tumbuh berdaya, mandiri, dan siap menghadapi tantangan global.
"Inisiatif ini merupakan wujud nyata perusahaan dalam membuka akses pendidikan di BSD City sebagai World-Class Education Township, yang didukung dengan beragam pilihan institusi berstandar internasional," paparnya.
Ia berharap dapat mendorong lahirnya talenta unggul yang adaptif (future-ready) terhadap dinamika global. Ke depannya, pihaknya akan terus berkontribusi menjadikan Indonesia sebagai pusat pengembangan talenta global yang mampu menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.
Berbagai rangkaian kegiatan disajikan secara komprehensif selama pameran, mulai dari talk show dan seminar edukatif, school performances, kompetisi coding dan class experiences yang memberikan gambaran langsung mengenai metode pembelajaran, hingga kids coding competition serta workshop kreatif yang mendorong pengembangan keterampilan sejak dini.
Selain itu, tersedia pula beragam aktivitas keluarga seperti storytelling, live music, dan lain sebagainya. Seluruh aktivitas tersebut tidak hanya untuk memberikan pengalaman edukatif yang interaktif, tetapi juga memperkuat keterlibatan pengunjung dalam suasana pembelajaran yang menyenangkan dan inspiratif.
"Selain memperoleh akses terhadap informasi pendidikan, pengunjung juga berkesempatan mendapatkan berbagai manfaat tambahan, seperti peluang beasiswa, hingga penawaran spesial dari berbagai institusi pendidikan global," jelasnya.