- KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam.
- Benturan tersebut mengakibatkan kerusakan parah pada gerbong KRL dan menyebabkan sejumlah penumpang mengalami luka-luka serta dievakuasi.
- Tim gabungan saat ini melakukan proses evakuasi korban, pendataan, serta investigasi mendalam terkait penyebab kecelakaan kereta tersebut.
Korban kemudian dibawa ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Hingga berita ini ditulis, pihak berwenang masih melakukan pendataan jumlah korban secara resmi.
5. Basarnas dan Tim Gabungan Dikerahkan
Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) langsung menerjunkan tim penyelamat ke lokasi.
Baca Juga:Pemudik Berangkat dari Stasiun Gambir Meningkat pada H-4 Lebaran 2025
Selain Basarnas, petugas PT KAI, KAI Commuter, kepolisian, dan tim medis juga melakukan pengamanan serta proses evakuasi korban.
6. Penyebab Pasti Masih Diinvestigasi
PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.
Saat ini fokus utama petugas adalah mengevakuasi korban, memulihkan jalur kereta, dan memastikan perjalanan kereta dapat kembali normal.
Setelah situasi terkendali, investigasi menyeluruh akan dilakukan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Baca Juga:Pemasangan Palang Pintu Perlintasan KA Tanggung Jawab Pemerintah
Insiden ini membuat masyarakat diimbau untuk menghindari area sekitar Stasiun Bekasi Timur agar proses penanganan dapat berjalan lancar.
Sementara itu, calon penumpang yang hendak bepergian melalui lintas Bekasi diimbau memantau informasi resmi dari PT KAI dan KAI Commuter terkait perjalanan kereta.