SuaraJakarta.id - Geger di kawasan perkantoran elit Bintaro. Sesosok mayat pria tanpa identitas dengan luka di leher ditemukan di taman Bintaro Office Park.
Ketenangan sore di kawasan perkantoran modern Bintaro Office Park, Pondok Aren, pecah oleh sebuah penemuan mayat pria tanpa identitas mengerikan pada Selasa 15 Juli 2025.
Di tengah taman yang seharusnya menjadi oase hijau bagi para pekerja, sesosok mayat pria tanpa identitas ditemukan dalam kondisi mengenaskan, menghadirkan misteri kelam di balik fasad gedung-gedung bisnis yang megah.
Penemuan ini berawal dari sebuah tugas rutin yang berubah menjadi horor.
Sekitar pukul 16.00 WIB, seorang petugas kebersihan yang sedang memotong rumput mencium bau busuk yang menyengat.
Rasa penasaran menuntunnya untuk mencari sumber bau, hingga akhirnya ia menemukan tubuh seorang pria yang sudah tak bernyawa.
Penemuan ini segera memicu kehebohan di area yang biasanya ramai oleh lalu lintas pekerja dan pengemudi ojek online.
“Iya, Bang. Tadi sore di taman, mayatnya laki-laki,” ujar Muhammad Wildhani (25), seorang pengemudi ojek online yang biasa mangkal tak jauh dari lokasi kejadian.
Kehadiran polisi yang cepat di lokasi mengonfirmasi keseriusan insiden ini.
Baca Juga: Jadi Sarang Prostitusi dan Miras, Bangunan Liar di Setu Tangsel Dibongkar
Garis polisi segera dibentangkan, dan tim identifikasi mulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengumpulkan setiap petunjuk yang mungkin tertinggal.
“Udah dibawa tadi sore, Bang. Tadi ada olah TKP juga,” tambah Wildhani, menggambarkan kesibukan aparat setelah penemuan tersebut.
Kondisi jenazah saat ditemukan memperkuat dugaan bahwa pria tersebut adalah korban tindak kekerasan.
Menurut keterangan petugas keamanan setempat, ada luka fatal di bagian tubuh korban yang menjadi petunjuk utama.
“Korban ditemukan dalam posisi telentang. Lehernya terluka dan tubuhnya ditutupi kain sarung,” ujar Zamroni, petugas keamanan di kawasan Jalan Boulevard, Pondok Jaya, saat dikonfirmasi.
Luka di leher tersebut diduga kuat diakibatkan oleh senjata tajam.
Berita Terkait
-
Jadi Sarang Prostitusi dan Miras, Bangunan Liar di Setu Tangsel Dibongkar
-
Tebing Puri Pamulang Longsor, Warga Cemas Terjadi Longsor Susulan
-
Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Penjual Makanan dan Kosmetik Kedaluwarsa di Tangsel
-
Kak Seto Sebut Pelecahan Anak Disabilitas di Ciputat 'Kejahatan Seksual Serius'
-
Wawalkot Tangsel Desak Pelaku Pelecehan Anak Difabel di Ciputat Dihukum Berat
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Progres LRT Jakarta Fase 1B Capai 91,86 Persen, Waskita Karya Percepat Pembangunan
-
5 Cara Mengatasi Kulit Kusam akibat Polusi Jakarta, Serum Vitamin C Murah Jadi Andalan
-
Hacks MRT Jakarta April 2026: Trik Cari Gerbong Lebih Sepi dengan Bantuan Aplikasi MyMRTJ
-
Inovasi Teknologi Pemurnian Air Terbaru, Solusi Praktis untuk Hidup Lebih Sehat di Rumah
-
Tips Merawat Sepatu Branded agar Tidak Cepat Rusak karena Genangan Air Hujan di Jakarta