Habib Rizieq Tawarkan Jokowi Rekonsiliasi, Pengamat: Itu Cuma Gimik

Menurut Burhanuddin ajakan rekonsiliasi Rizieq sekadar gestur positif.

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah
Minggu, 15 November 2020 | 18:19 WIB
Habib Rizieq Tawarkan Jokowi Rekonsiliasi, Pengamat: Itu Cuma Gimik
Habib Rizieq dalam siaran Front TV (YouTube/FrontTV).

"Mudah sekali bagi pemerintah untuk memenjarakan kelompok kritis. Katakan channel ini, tinggal dicari saja mana bagian yang akan terpeleset," Refly mencontohkan.

Hal itulah yang menurut Refly membuat Habib Rizieq khawatir.

"Sama seperti Habib Rizieq, tinggal dilihat mana kasus dia yang akan dibuka lagi dan akan dilaporkan kembali, meskipun sudah dikenakan SP3," lanjutnya.

"Jadi sangat gampang untuk mencari terkait dengaan UU ITE, menebar kebencian, permusuhan, melakukan penghinaan," tukas Refly.

Baca Juga:Pemprov DKI Surati Habib Rizieq Langgar Prokes, Begini Isi Suratnya

Refly lantas menyarankan kepada Jokowi agar tidak perlu menanggapi ajakan rekonsiliasi. Jokowi cukup bersikap demokratis.

Istana Tanggapi Dingin Ajakan Habib Rizieq

Rizieq menyatakan siap untuk melakukan rekonsiliasi dengan pemerintahan Jokowi. Namun, ia menawarkan beberapa syarat sebelum rekonsiliasi tersebut digelar.

Syarat utama yang perlu dilakukan untuk melakukan rekonsiliasi adalah dengan melakukan dialog.

Menurut Rizieq, jalan perdamaian mustahil bisa terwujud jika dialog tersebut tidak dibangun antara kedua belah pihak.

Baca Juga:Ade Armando: Nikita Mirzani Disuruh Jokowi Menghadapi Habib Rizieq

"Teriak-teriak rekonsiliasi, mana mungkin digelar tanpa ruang dialog dibuka. Buka dulu pintu dialognya baru rekonsiliasi," kata Rizieq dikutip dari siaran YouTube Front TV, Kamis (12/11/2020).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini