Pramugari Isti Dimakamkan, Ibunda Tak Berhenti Menangis

"Mamah nggak mau pulang, mau ikut Isti aja," ungkap Iryanningsih.

Husna Rahmayunita
Sabtu, 16 Januari 2021 | 15:29 WIB
Pramugari Isti Dimakamkan, Ibunda Tak Berhenti Menangis
Iryanningsi, ibunda pramugari Isti tak kuasa menahan tangis di pemakaman. (Suara.com/Wivy Hikmatullah)

SuaraJakarta.id - Iryanningsih tak kuasa menahan tangis saat mengantar jenazah putrinya Isti Yudha Prastika ke tempat peristirahatan terakhirnya di TPU Pondok Petir, Depok, Sabtu (16/1/2021).

Berjarak satu meter dari liang lahat, Iryanningsih histeris ketika melihat peti jenazah anak bungsunya itu akan dimakamkan.

Sambil berteriak, Iryanningsih ingin memegang peti jenazah Isti untuk terakhir kalinya. Tetapi, Iryanningsih ditahan oleh anak dan saudaranya sambil menangis.

"Mau pegang Isti, mau pegang Isti...," sambil menangis histeris.

Baca Juga:Akhirnya Sampel DNA untuk 62 Korban Sriwijaya Air SJ-182 Dinyatakan Lengkap

Usai dimakamkan, sang ibunda Iryanningsih pun masih terpukul atas kepergian Isti. Dia pun bersimpuh dipusara sambil mengelusi makam yang bertaburan bunga itu.

"Adek udah pulang. Mamah nungguin tiap hari adek pulang. Lama enggak pulang mamah nungguin adek," katanya sambil hiteris.

Iryanningsih pun kemudian ditenangkan oleh sejumlah pramugari teman Isti. Terlihat, ada sejumlah pramugari Nam Air yang turut serta mengantar Isti hingga ke pemakaman.

Tangis keluarga sambut jenazah pramugari Isti, korban Sriwijaya Air. (Suara.com/_Wivy Hikmatullah
Tangis keluarga sambut jenazah pramugari Isti, korban Sriwijaya Air. (Suara.com/_Wivy Hikmatullah

Bahkan Iryanningsih pun tak ingin meninggalkan makam Isti saat diajak pulang oleh anak-anaknya.

"Mamah nggak mau pulang, mau ikut Isti aja," ungkap Iryanningsih sambil digandeng anak-anaknya jalan pulang.

Baca Juga:DVI Polri Identifikasi 5 Jenazah Korban Sriwijaya Air, Salah Satunya Isti

Sebelumnya diberitakan, jenazah Isti Yudha Prastika disambut isak tangis keluarga saat datang di kediaman orangtuanya di Komplek Reni Jaya, Pondok Benda, Kecamatan Pamulang, Tangsel.

Jenazah Isti langsung dibawa ke Masjid Nurul Hasanah yang ada di komplek untuk langsung di shalatkan.

Pantauan Suara.com saat di Masjid Nurul Hasanah, Udjang Usman ayah Isti tak kuasa menahan tangis saat memandangi peti yang jasad anaknya itu.

Udjang yang mengenakan pakaian serba hitam itu terkulai lemas sambil menangis histeris.

"Isti, anakku," kata Udjang sambil menangis.

Serupa, Irfan Defrizon yang merupakan kakak Isti, terkulai lemas memandangi peti jenazah Isti. Irfan yang memgangi peti dan memandangi foto Isti tak henti menangis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak