Kelakar Anies: Kalau Mau Bebas Macet Jalan Jam 2 Pagi

"Jalan-jalan Jakarta diasosiasikan dengan kemacetan, padahal sebetulnya kalau Jakarta macet itu gak betul juga sih," ujar Anies.

Rizki Nurmansyah | Fakhri Fuadi Muflih
Minggu, 31 Januari 2021 | 21:34 WIB
Kelakar Anies: Kalau Mau Bebas Macet Jalan Jam 2 Pagi
Ilustrasi - Kendaraan terjebak kemacetan di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

SuaraJakarta.id - Gubernur Anies Baswedan menyebut predikat kota macet tak layak disematkan kepada Jakarta.

Menurutnya ada waktu tertentu lalu lintas bisa bergerak dengan lancar di Ibu Kota Jakarta.

Anise mencontohkan saat pukul 02.00 WIB pagi, di mana kemacetan tidak terjadi di Jakarta.

Hal ini dikatakan Anies saat diskusi virtual dalam acara launching Buku Potret Jakarta.

Baca Juga:Alasan Anies Cat Warna-warni Sekitar Flyover Tapal Kuda buat Selfie Warga

"Jakarta adalah kota yang diasosiasikan dengan kemacetan. Jalan-jalan Jakarta diasosiasikan dengan kemacetan, padahal sebetulnya kalau Jakarta macet itu gak betul juga sih," ujar Anies saat melalui channel YouTube Aboico, dikutip Minggu (31/1/2021).

Ia pun menyarankan warga yang tak ingin terjebak macet berkendara pada pagi buta.

Sebab saat itu kendaraan sepi dan masyarakat tidak banyak yang beraktivitas.

"Jadi kalau mau bebas macet jalanlah jam 02.00 WIB pagi, gak ada kendaraan di situ," jelasnya.

Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan lalu lintas di Tol Dalam Kota dan Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (19/5). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Namun Anies tampak tidak serius dengan ucapannya. Ia berkelakar mengatakan itu sambil tertawa dan tersenyum.

Baca Juga:Anies Berencana Sulap Gedung Milik Disdik Jadi Tempat Isolasi Covid-19

Anies menyamakan kondisi Jakarta bebas macet dengan foto suasana Ibu Kota milik fotografer bernama Susi Meiti saat awal pandemi sekira bulan Maret-April.

Masyarakat saat itu patuh dengan aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sehingga kendaraan tidak banyak yang melintas.

"Susi Meiti menunjukkan downtown Jakarta Jalan Sudirman yang senyap, peristiwa ini mungkin tidak berulang lagi di hari-hari ke depan," jelasnya.

Suana kemacetan di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (8/4).   [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]
Suasana kemacetan di Jalan Raya Pasar Minggu, Jakarta, Rabu (8/4). [ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay]

Mantan Mendikbud itu menyebut situasi jalanan Jakarta sepi tak akan lagi terulang setelah ini.

Sebab, sekarang ini penanganan virus corona tak perlu sampai membatasi total aktivitas warga.

"Karena sekarang kita sudah mulai mengetahui caranya, bagaimana mengendalikan penularan tanpa mengurangi aktiivitas di tempat publik. Tapi dulu ketika bulan April dan Mei, sunyi betul," pungkas Anies.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak