suara mereka

Masjid Al-Muttaqin Tangerang, Saksi Perjuangan Dakwah Raden Aria Wangsakara

Raden Aria Wangsakara, merupakan satu dari tiga Aria yang menjadi tonggak awal berdirinya Tangerang.

Rizki Nurmansyah
Sabtu, 01 Mei 2021 | 09:05 WIB
Masjid Al-Muttaqin Tangerang, Saksi Perjuangan Dakwah Raden Aria Wangsakara
Masjid Al-Muttaqin terletak di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan Raden Aria Wangsakara dakwah sebarkan Islam dan mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

SuaraJakarta.id - Masjid Al-Muttaqin menjadi salah satu saksi bisu sejarah perjuangan melawan Belanda serta dakwah Islam yang dilakukan oleh Raden Aria Wangsakara.

Raden Aria Wangsakara, merupakan satu dari tiga Aria yang menjadi tonggak awal berdirinya Tangerang, yang dulu berpusat di Kabupaten Tangerang.

Ketiganya yaitu, Raden Aria Wangsakara, Raden Aria Yudhanegara, dan Raden Aria Jaya Santika.

Masjid Jami Al-Muttaqin terletak di pemukiman padat penduduk di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang.

Baca Juga:Kesiapan Penyekatan Mudik Lebaran di Tangerang Capai 90 Persen

Dulu, wilayah tersebut hutan belantara dan menjadi tempat perlindungan Pangeran Aria Wangsakara melawan penjajah VOC Belanda, sekaligus babad alas menyebarkan agama Islam di sana.

Raden Aria Wangsakara merupakan keturunan Raja Sumedang Larang Sultan Syarif Abdulrohman. Lalu menikah sekaligus menetap dengan istrinya Nyi Mas Nurmala, seorang anak Bupati Karawang Singaprabangsa.

Keduanya kemudian memiliki pengikut sekira 500 orang yang menjadi cikal bakal warga di Lengkong Ulama saat ini.

Masjid Al-Muttaqin terletak di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan Raden Aria Wangsakara dakwah sebarkan Islam dan mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]
Masjid Al-Muttaqin terletak di Kampung Lengkong Kyai atau Lengkong Ulama, Desa Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Masjid ini menjadi saksi bisu perjuangan Raden Aria Wangsakara dakwah sebarkan Islam dan mengusir penjajah Belanda. [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Sebarkan Islam dan Usir Penjajah

Tonggak awal penyebaran Islam di wilayah itu dengan dibangunnya Masjid Al-Muttaqin.

Baca Juga:Megah dan Uniknya Masjid Asmaul Husna Tangerang, Diarsiteki Ridwan Kamil

Saat pertama kali dibangun, bangunan masjid masih sederhana. Bangunannya didominasi kayu, atapnya menggunakan genteng dan sebagian temboknya hanya memakai bilik anyaman bambu.

Ketua DKM Masjid Jami Al-Muttaqin, H Ahmad Basri mengatakan, masjid tersebut dibangun oleh Raden Aria Wangsakara untuk menyebarkan agama Islam dan mengusir penjajah.

"Masjid ini pertama kali dibangun oleh Raden Aria Wangsakara. Selain jadi tempat persembunyian, juga menjadi tempat penyebaran agama Islam," katanya bercerita.

Masjid Al-Muttaqin, lanjut dia, memiliki luas lahan 515 meter dengan luas bangunan 300 meter.

Masjid itu pun menjadi saksi perjuangan Raden Aria Wangsakara memimpin pasukan mewakili Kesultanan Banten melakukan perlawanan perebutan wilayah di Tangerang terhadap VOC Belanda.

Dengan semangat perjuangan selama tujuh bulan berturut-turut, Raden Aria Wangsakara berhasil memukul mundur VOC Belanda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak